JawaPos Radar | Iklan Jitu

Gubernur Lantik 2.047 Pejabat Pemprov

28 Desember 2016, 12:31:00 WIB
Gubernur Lantik 2.047 Pejabat Pemprov
PELAYAN RAKYAT: Suasana geladi kotor sebelum pelantikan dan serah terima pejabat tinggi pratama administrator dan pengawas di lingkungan Pemprov Jatim pada Selasa (27/12) di Gedung Negara Grahadi. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru akhirnya dikukuhkan dengan mutasi pejabat pemprov Selasa (27/12). Pelantikan diadakan dalam dua sesi.

Yang pertama untuk pejabat eselon II dan III oleh gubernur. Sesi selanjutnya adalah pelantikan pejabat eselon IV oleh sekretaris daerah (Sekda).

Secara keseluruhan, ada 2.047 pejabat yang dilantik. Perinciannya, 72 eselon II, 531 eselon III, dan 1.444 eselon IV. Mereka akan ditugaskan di 55 SKPD, 14 badan, 5 RSUD, dan 9 biro.

Selain melantik, gubernur menyerahkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) dan memberikan cenderamata kepada pejabat yang purnatugas.

Beberapa perubahan signifikan terlihat dalam struktur pemprov yang baru. Salah satunya, Fattah Jasin digeser dari kepala badan perencanaan dan pembangunan daerah (bappeda) menjadi asisten ekonomi dan pembangunan.

Posisinya digantikan Budi Setiawan yang sebelumnya menjabat kepala BPKAD. Gentur Prihantono yang sebelumnya menjadi kepala dinas PU cipta karya diangkat menjadi staf ahli gubernur bidang pembangunan.

Pelantikan berlangsung singkat. Hanya kurang dari sejam per sesi untuk melantik ribuan pejabat tersebut.

Soekarwo bersyukur karena Jatim dapat cepat menyelesaikan perubahan SOTK sesuai dengan amanat UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dia mengungkapkan bahwa masih ada beberapa daerah yang belum menyelesaikan perda SOTK. ’’Ini membuktikan bahwa pemprov dan DPRD itu kompak,’’ katanya.

Soekarwo berharap para pejabat mampu mendukung dan menjadi mesin pembangunan yang efektif. Selain itu, para pejabat diminta tidak kendur lantaran SKPD di Jatim dirampingkan.

’’Penyederhanan ini jangan mengubah efektivitas. Harus efektif dulu, baru efisien,’’ ujar politikus Partai Demokrat tersebut.

Selain itu, para pejabat harus mampu menjalankan peran masing-masing dan peduli pada kepentingan masyarakat. Kepedulian itu harus menjadi roh pada setiap program yang dirumuskan SKPD.

Gubernur berjanji, selepas tahun baru, dirinya berkeliling ke setiap SKPD untuk menanyakan program yang dibuat. ’’Kalau kinerjanya tidak baik, harus siap diganti,’’ tegasnya.

Sekdaprov Ahmad Sukardi juga berpesan agar para pejabat eselon IV menikmati profesi dan bekerja dengan ikhlas.

Meski eselon IV adalah jabatan struktural paling bawah, perannya sangat penting dalam pelaksanaan program.

’’Eselon IV adalah jenjang pertama untuk menapaki karir yang lebih tinggi,’’ tuturnya. (tau/c14/oni/sep/JPG)

Editor           : admin
Reporter      :

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up