Miguel Oliveira (Instagram @88migueloliveira)
JawaPos.com – Miguel Oliveira mengalami momen emosional yang mendalam pada Grand Prix Portugal, yang menjadi penampilan kandang terakhirnya di ajang MotoGP.
Dilansir dari laman Crash pada Rabu (12/11), Pembalap Pramac Yamaha tersebut mengakui dirinya sempat bertanya-tanya bagaimana bisa tetap fokus membalap setelah penghormatan mengharukan dari para penonton.
Momen itu semakin menyentuh ketika putrinya menyerahkan bendera Portugal kepadanya sebelum balapan dimulai.
Dalam upacara pra-balapan di lintasan utama, para penggemar memberikan penghormatan besar bagi Oliveira atas dedikasinya selama bertahun-tahun di dunia MotoGP.
Suasana penuh haru terasa ketika sang putri datang ke lintasan membawa bendera kebanggaan nasional. Oliveira menyebut momen tersebut sangat simbolis dan membuatnya sulit menahan emosi sebelum kembali ke motor.
Meski diliputi perasaan haru, Oliveira tetap berusaha tampil maksimal dalam balapan di depan publik negaranya. Ia berhasil finis di posisi ke-14 setelah start dari barisan tengah, meski menghadapi kendala teknis pada motornya.
Baca Juga: Upaya Honda Gaet Miguel Oliveira Masih Buntu
Pembalap asal Portugal itu mengatakan fokusnya sempat terganggu karena suasana emosional yang luar biasa sebelum start.
Oliveira menegaskan bahwa penghormatan itu merupakan salah satu momen paling berharga dalam kariernya di MotoGP. Ia mengaku terharu ketika melihat antusiasme para pendukung yang memenuhi tribun untuk memberinya perpisahan yang layak.
“Saya sempat berpikir, bagaimana caranya saya bisa tetap balapan setelah semua ini,” ujarnya Miguel Oliveria.
Dalam penjelasannya setelah balapan, Oliveira mengungkapkan bahwa motornya mengalami kesulitan traksi dan terasa tidak stabil. Namun, ia tetap bersyukur karena berhasil menyelesaikan lomba tanpa insiden dan mampu menjaga ritme hingga akhir.
Oliveira juga berharap dapat tampil lebih kompetitif pada seri berikutnya di Valencia sebelum beralih ke World Superbike tahun depan.
Oliveira menutup pernyataannya dengan rasa terima kasih kepada tim, keluarganya, dan para penggemar di Portugal. Ia menyebut dukungan luar biasa yang diterimanya menjadi dorongan besar untuk menutup musim dengan semangat positif.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
