
Pedro Acosta tanggapi duel sengitnya dengan Marc Marquez di Mandalika. (@37pedroacosta/Instagram).
JawaPos.com - Duel Marc Marquez dengan Pedro Acosta turut mencuri perhatian dalam balapan utama MotoGP Indonesia. Kedua pebalap terlibat aksi saling menyalip selama sebagian besar balapan, sehingga kehilangan waktu dan memberi kesempatan kepada pebalap lain untuk mendekat.
Pedro Acosta mengaku pertarungannya dengan Marquez berlangsung sengit. Menurut Acosta, kedua pebalap memiliki kecepatan yang cukup baik, tetapi duel itu membuat mereka kehilangan kesempatan untuk menjauh dari pesaing.
“Ya, karena Marc bukan pebalap yang akan memberi Anda ruang begitu saja untuk maju. Kami kehilangan banyak waktu. Kecepatannya tinggi, begitu juga kecepatan saya. Kami seharusnya bisa tampil lebih baik agar tidak memberi [Ai] Ogura kesempatan untuk mendekat,” kata Acosta kepada Sky.
Acosta pun kembali menegaskan bahwa pertarungan dengan Marquez berlangsung serius dan menghabiskan banyak waktu. “Pada akhirnya, pertarungan dengan Marquez benar-benar berlangsung sengit. Kami kehilangan banyak waktu,” kata Acosta.
Sementara itu, Marquez menjelaskan bahwa dirinya tidak merasa mampu memimpin balapan ketika Acosta berusaha memberikan jalan kepadanya. Setelah melihat papan informasi bahwa balapan masih menyisakan 12 putaran, Marquez memilih tidak memaksakan diri untuk berada di depan.
“Pedro ingin membiarkan saya lewat, tetapi saya tidak merasa bisa berada di depan. Saya melihat papan informasi, masih ada 12 putaran, dan saya berkata kepada diri sendiri bahwa saya tidak akan maju ke depan karena sedang kesulitan,” ujar Marquez.
The Baby Alien justru berharap Acosta dapat membantunya mempertahankan kecepatan. Marquez mengaku berharap Acosta saat itu dapat membantunya mempertahankan kecepatan karena dirinya sedang kesulitan. “Saya merasa Pedro bisa sedikit membantu saya menjaga kecepatan,” kata Marquez.
Kesulitan yang dialami Ducati di Mandalika turut memengaruhi hasil akhir balapan. Fabio Di Giannantonio, pebalap Ducati lainnya, mengaku sempat menjalani awal balapan dengan baik sebelum menghadapi kendala.
Giannantonio mengatakan start-nya berlangsung bagus dan mampu menemukan ritme ketika berada di belakang Marquez dan Acosta. Pada awalnya, Giannantonio merasa motornya berada dalam kondisi yang mendukung untuk bersaing.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022