
Konferensi pers Wadyabala Hunt 2018 oleh para penyiar di Prambors
JawaPos.com - Dunia radio memang unik. Meski hanya mendengarkan suara penyiar, seseorang biasanya akan merasa seperti sedang berbicara langsung dan suasana pun menjadi hidup. Namun, agar tidak membosankan, harus ada penyiar yang pandai memandu setiap program.
Untuk terus mendapatkan penyiar-penyiar handal, radio Prambors pun mempersembahkan program Wadyabala Hunt 2018 dalam menyambut Hari Jadi yang ke-47 tahun. Program ini merupakan pencarian penyiar radio dengan audisi dilakukan di 8 kota Prambors yakni Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya dan Makassar.
Content Director Prambors, Christo menjelaskan Wadyabala Hunt diselenggarakan bagi anak muda yang punya mimpi menjadi penyiar. Terakhir Prambors pernah membuat Wadyabala Hunt tahun 2011 yang berhasil menelurkan penyiar seperti Christina Jenniffer (CJ), Julio, dan Danang (The Dandees).
"Jadi dulu itu kan syarat jadi penyiar harus punya suara ngebass atau bulat. Sekarang kami punya penyiar Nycta Gina yang suaranya enggak ngebass. Jadi menjadi penyiar radio bukan hanya harus keren dan kreatif secara audio tetapi juga visual," jelas Christo dalam konferensi pers, Selasa (5/3).
Audisi sudah dimulai dari bulan Januari hingga Maret nanti. Di mana memasuki bulan akhir masa registrasi jumlah Kawula Muda yang mendaftar sebanyak 500 dari seluruh Indonesia.
Sejumlah penyiar juga hadir dalam peluncuran Wadyabala Hunt di antaranya Indra Bekti, Nycta Gina, dan Desta. Mereka juga memberikan testimoninya masing-masing atas kesan selama menjadi penyiar.
Lalu, bagaimana ya perasaan mereka sebagai penyiar?
Indra Bekti
Indra Bekti memiliki banyak kenangan, suka dan duka selama menjadi penyiar radio khususnya di Prambors. Dia sudah mendengar radio tersebut sejak remaja dan masih eksis hingga saat ini. Sampai sebelumnya Indra Bekti juga sudah menjadi penyiar di radio lain, namun akhirnya bisa singgah di Prambors.
"Kesan siaran di Prambors tentu menyenangkan ya sejak November 2011. Sebab sejak remaja sudah dengar radio ini. Lalu dipasangkan dengan Nycta Gina sempat dalam Selamat Begi, lumayan merepotkan ya mengajari Gina," ujarnya tertawa.
Nycta Gina
Tak pernah terbayangkan sebelumnya bagi sang dokter Nycta Gina bisa menjadi penyiar sengan suara cempreng. Namun itulah yang membuatnya memiliki ciri khas.
"Prambors kan bagus-bagus penyiarnya. Tiba-tiba dulu Cici Panda menawari saya siaran wah saya tentu enggak yakin awalnya. Karena dari SMA sudah cinta sama radio ini. Lalu dipertemukan oleh Cici Panda dengan produsernya," ungkap Gina.
Padahal sebelumnya, Gina mengaku tak tahu harus bicara apa di depan meja siar. Sebab, dia tergolong orang yang pemalu untuk merangkai kata-kata. Hingga kini, akhirnya dia kepincut dunia radio.
"Di radio yang saya awalnya malu-malu sampai bisa mengajarkan saya belajar dan berkomunikasi lebih baik. Dan kebetulan saya kan acaranya pagi, maka dari yang awalnya susah bangun pagi, sampai kini rasanya aneh kalau enggak siaran. Radio bikin saya jatuh cinta," kata Gina.
Desta
Desta tergolong penyiar senior di Prambors sejak era tahun awal 2000-an. Pendengar yang lahir di era 80-an pasti akrab dengan siaran khas Desta-Ari Dagingz saat itu. Dan kini Desta kembali lagi ke radio ini bersama Nycta Gina di Desta Gina in The Morning.
"Tahun 2002 lalu terjerumus sampai 2006. Kemudian karena nyaman di radio ini saya balik lagi di 2014. Walaupun 2011 sudah ditawarin sih tapi saat itu mau dipasangkan dengan Nycta Gina. Saya anggap remeh saat itu, suaranya Gina jelek dan bukan siapa-siapa, ngapain lah. Namun belakangan saya lihat dia mulai berkembang dan ternyata jadi partner yang paling asyik," Ungkap Desta tertawa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
