Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 September 2019 | 01.21 WIB

One Piece: Stampede: Tetap Menghibur Walau Jalan Cerita Kurang Seru

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Film ke-14 animasi One Piece yang berjudul One Piece: Stampede akhirnya tayang di Indonesia. Meski menyuguhkan rangkaian adegan yang seru, film ini tidak dibalut oleh jalan cerita yang mendalam.

One Piece: Stampede menceritakan tentang petualangan Monkey D. Luffy dan kru bajak laut Topi Jerami di sebuah festival akbar bernama Pirate Expo. Festival ini diadakan oleh seorang pria misterius nan nyentrik bernama Buena Festa.

Sesuai dengan namanya, festival ini tentu saja dihadiri para bajak laut dari seluruh dunia. Para rival Luffy dari Generasi Terburuk seperti Eustass Kid, Trafalgar Law, Capone 'Gang' Bege, Jewelry Bonney, dan Scratchmen Apoo pun ikut serta meramaikan festival tersebut.

Selain untuk menghibur para bajak laut dengan segala fasilitas yang ada, tujuan utama festival ini adalah perlombaan mendapatkan harta karun tersembunyi sang raja bajak laut Gold Roger yang konon tersimpan di sana.

Luffy dan para bajak laut lainnya tidak menyadari bahwa festival ini sebetulnya adalah bagian dari rencana jahat Buena Festa yang berkolaborasi dengan antagonis utama film ini, Douglas Bullet untuk menghancurkan para bajak laut dan angkatan laut yang turut dipancing menuju festival tersebut.

Berdurasi selama 101 menit, One Piece: Stampede langsung menyuguhkan keseruan sejak menit-menit awal film dimulai. Perjuangan Luffy dan kawan-kawan dalam berlomba di festival tersebut hingga pertarungan melawan Douglas Bullet ditampilkan nyaris tanpa jeda.

Tak hanya itu, film ini juga diramaikan dengan sederet tokoh populer lain seperti Sabo si anggota Pasukan Revolusi, Rob Lucci si manusia macan tutul jagoan Cipher Pol-0, beberapa anggota Shichibukai seperti Boa Hancock, Mihawk, dan Buggy Badut, serta banyak lagi. Bagi para penggemar One Piece yang sudah tidak asing dengan nama-nama di atas, kemunculan mereka di atas tentu menjadi bagian dari fan service yang memberikan kepuasan tersendiri.

Sayang, semua keseruan ini tidak dibarengi dengan jalan cerita yang dalam. Dibanding beberapa film One Piece lain seperti One Piece: Strong World, One Piece: Z, dan One Piece: Gold, cerita film ini bisa dibilang terlalu sederhana.

Sosok Douglas Bullet sebagai penjahat utama film ini juga harus diakui tidak memiliki karakter yang kuat. Sebagai mantan anak buah Gold Roger dan digambarkan sangat kuat, misi Douglas Bullet dalam menghancurkan Luffy dan para bajak laut lainnya sangatlah klise: menjadi manusia terkuat di dunia.

Kolaborasinya dengan Buena Festa yang juga punya tujuan menjadi bajak laut terhebat di dunia pun sama sekali tidak dijelaskan dengan rinci. Akhirnya, penonoton hanya bisa menerka-nerka bagaimana awal mula rajutan kerja sama keduanya.

Berbeda seperti para antagonis lain di film sebelumnya seperti Shiki (One Piece: Strong World), Z (One Piece: Z), dan Gild Tesoro (One Piece: Gold) yang punya karakter kuat dan mampu mengambil hati para penonton karena punya masa lalu yang menyentuh hati, Douglas Bullet tidak digambarkan demikian. Ia hanya seorang bajak laut dengan kekuatan luar biasa yang menyimpan dendam terhadap angkatan laut setelah digempur habis-habisan, ditangkap, dan dijebloskan ke penjara bawah laut Impel Down sebelum akhirnya bebas.

Padahal, reputasinya sebagai mantan orang nomor 2 di atas kapal Gold Roger bisa digali lebih dalam untuk membuatnya menjadi penjahat bisa menarik simpati penonton. Untungnya, segala kekuarangan tersebut dapat ditutupi oleh adegan pertarungan yang menghibur di sepanjang film. Kekuatan Douglas Bullet yang memakan buah iblis gasha-gasha no mi juga menjadi salah satu daya tarik film ini.

Secara keseluruhan, One Piece: Stampede tetap bisa dikatakan sebagai film animasi yang menghibur. Banyaknya unsur komedi a la One Piece yang dieksekusi dengan baik juga berhasil mengundang gelak tawa penonton.

Film ini tentunya bisa lebih baik lagi jika ceritanya dibuat sedikit lebih kompleks dan karakter Douglas Bullet digarap lebih matang.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore