
Potongan poster film live-action Mulan.(Disney)
Akhirnya, Mulan versi live action bisa disaksikan secara legal di Indonesia. Pada Jumat lalu (4/12), Mulan dirilis di platform Disney+ Hotstar. Meski sempat menuai pro-kontra saat dirilis September lalu, Mulan cukup asyik ditonton sebagai film akhir tahun.
---
VERSI live action, Mulan berdurasi lebih panjang daripada versi animasinya yang dirilis pada 1998. Karakter utamanya adalah Hua Mulan (Liu Yifei), Suatu ketika, Tiongkok diserang penyusup dari utara. Tiap keluarga harus mengirim satu lelaki untuk bergabung dalam pasukan kerajaan untuk perang. Sayang, satu-satunya lelaki di keluarga Mulan hanyalah sang ayah yang sudah tua dan lemah. Tak ingin ayahnya terluka, Mulan menyamar sebagai lelaki dan terjun ke medan perang. Meskipun, itu berarti nyawanya dipertaruhkan.
Dari segi karakter, Mulan versi live action lebih tegas. Sejak kecil, dia memang punya bakat pendekar. Selama 1 jam 55 menit, kita akan melihat bagaimana sang pendekar perempuan menyusuri jalan panjang untuk membawa kehormatan pada keluarga dan negara.
Banyak melakoni adegan bertarung dan berperang, Liu menghabiskan waktu persiapan dengan latihan fisik selain latihan karakter. Mulai kardio, berkuda, panahan, hingga bertarung dengan pedang. ”Aksi dia (Liu, Red) sangat memukau. Dia melakukan sebagian besar adegan stunt-nya sendiri,” ujar sinematografer Mandy Walker sebagaimana dikutip Film Daily.
”Ketiadaan musik atau lagu pengiring membuat adanya celah emosional dalam cerita,” ujar Joshua Rivera, kolumnis The Verge.
Indonesia pun tak mau ketinggalan merayakan perilisan Mulan. Tiga selebriti papan atas dipilih sebagai dubber untuk versi Indonesia. Mereka adalah Yuki Kato (mengisi suara Mulan/Liu), Dion Wiyoko (mengisi suara Honghui/Yoson An), dan Luna Maya (mengisi suara Xianniang/Gong Li).
Untuk bisa mendalami karakter Mulan, Yuki menonton versi animasinya yang dirilis pada 1998 untuk kembali melihat karakter sang pendekar perempuan. Meski aktif sebagai host, Yuki mengungkapkan kalau teknik suara untuk dubbing memerlukan usaha lebih agar suara tetap stabil. ”Aku sampai bawa kencur ke lokasi dubbing buat mulihin dan jaga suara,” kata Yuki.
Sementara itu, Luna dan Dion kebagian mengisi suara karakter yang benar-benar baru alias tidak ada di versi animasi Mulan. ”Untuk bisa tahu karakternya, kami lihat dari potongan-potongan video yang jadi bagian kami aja,” kata Dion. Menurut Dion, karakter Honghui cukup penting karena dia punya kedekatan khusus dengan Mulan.
Photo
Lantas, Luna menilai bahwa dia harus bisa menuangkan emosi dalam suara meski bukan dia yang berakting secara langsung. Selain emosi dan karakter, tantangan lainnya adalah timing. Sebab, kosakata dalam bahasa Inggris cenderung lebih pendek daripada bahasa Indonesia.
”Gimana caranya harus ngomong sesuai timing, tapi emosi kejaga. Saya berasa jadi kayak Gong Li, hahaha,” seloroh Luna.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
