
Photo
JawaPos.com - Siapa yang tidak mengenal lagu berjudul Butet yang diciptakan oleh seorang komponis legendaris Batak, Siddik Sitompul atau yang lebih dikenal dengan S. Dis. Lagu Butet adalah salah satu dari banyak lagu tenar karya S. Dis yang tidak hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga mancanegara.
Karya lainnya seperti Sigulempong, Sengko-sengko, Borhat Ma Dainang, Sing Sing So, dan O Tano Batak juga tak akan pernah pudar di telinga pendengarnya khususnya orang Batak.
Produser musik yang berasal dari Sumatera Utara, Arwin P Manurung atau yang lebih dikenal dengan Awenz, mendaur ulang 12 lagu mahakarya dari komponis S. Dis. Lagu-lagu yang didaur ulang ini terasa lebih segar dan kekinian. Semuanya bisa didengar di banyak music platform yang telah dirilis oleh rumah produksi PIM Pictures.
“Kedua belas lagu tersebut adalah sebuah proyek album A Tribute To Siddik Sitompul, untuk mengenang karya-karya beliau. Bersama dengan Executive Producer dari PIM Pictures, Agustinus Sitorus, kami sudah merilis semuanya di seluruh musik platform digital," ujar Awenz.
Awenz menambahkan, lama penggarapan daur ulang 12 lagu tersebut sekitar 2 bulan. Hal ini tentunya karena dirinya perlu mempelajari dulu kira-kira apa maksud yang diinginkan dari sang pencipta. Dan, kemana arah dari komposisi musik dan lirik dari lagu-lagu tersebut.
"Saya juga komunikasi langsung kepada pemilik hak cipta yaitu, Ita Sitompul, anak dari S. Dis. Kita banyak bercerita tentang bagaimana dulu beliau semasa hidup, dan tentang lagu-lagu yang beliau ciptakan,” tambahnya.
Dalam aransemennya, Awenz berkolaborasi dengan penyanyi-penyanyi yang berasal dari Sumatera Utara juga, yaitu Siantar Rap Foundation, Diknal Sitorus, Lestari Hutasoit, Dhea Vacarey Saragih, dan Sunita Karlina.
“Memang sebelumnya sudah banyak yang mendaur ulang karya-karya dari S. Dis, tapi dalam penggarapan album ini, saya mencoba untuk membuat sesuatu yang unik dan lebih segar dan berkolaborasi dengan penyanyi-penyanyi yang usianya masih terbilang sangat muda tetapi dengan talenta yang sangat mumpuni. Dengan harapan karya-karya S. Dis ini bisa mengambil tempat di telinga para pendengar lagu tradisi dari kawula muda," sebut Awenz.
Seluruh penggarapan musiknya dikerjakan sendiri oleh Awenz, dan dikemas dalam berbagai genre, seperti Rock, RnB, Swing, dan Pop.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022