
Winky Wirawan (Pakde Rahman)
JawaPos.com - Film The Doll 3 yang akan tayang di seluruh bioskop tanah air mulai 26 Mei 2022 mendatang digarap dengan sangat serius. Untuk boneka Bobby saja, dibeli dari Amerika dengan harga sekitar Rp 2 miliar.
"Bonekanya sendiri harganya Rp 2 miliar full dengan alat-alat di dalamnya. Semua sistem hardware dan software yang ada di dalam perut dan kepalanya. Termasuk ada remote kontrolnya juga," kata Winky Wiryawan, salah satu pemain The Doll 3, saat berkunjung ke kantor JawaPos.com.
Boneka Bobby ini memiliki tingkah dan ekspresi mirip dengan manusia. Boneka sadis dalam film The Doll 3 tersebut memiliki kerutan pada bagian wajahnya. Dia bisa berekspresi imut saat sedang bahagia, tapi ekspresinya menjadi sangat menyeramkan ketika sedang marah.
"Mimik wajah, semuanya benar-benar mirip orang. Pipi, bibir, mata, alis, kerutan dahi, tangan, kaki, jalan, bisa gerakan bahu juga. Semuanya terkontrol by remote," tuturnya.
Winky Wiryawan mengungkapkan, penggunaan boneka mahal ini dilakukan supaya ekspresi yang muncul pada boneka di dalam film berjalan secara natural. Sehingga film ini tidak perlu lagi menggunakan efek computer-generated imagery (CGI) untuk mengeluarkan ekspresi pada si boneka.
Menurutnya, teknisi pengoperasian dari boneka ini didatangkan secara langsung dari luar negeri saat proses pengerjaan film The Doll 3. Hal itu membuat kru dan pemain jadi lebih tenang tidak perlu khawatir lagi bonekanya akan rusak.
"Kalau tiba-tiba bonekanya rusak, waduh Rp 2 miliar. Makanya kita ambil teknisinya langsung dari mereka dan kita percaya semuanya berjalan lancar," tuturnya.
Winky Wiryawan kemudian mengungkap momen yang paling berat saat menjalani syuting film The Doll 3. Ia mengaku energi dan emosi yang dikeluarkan jadinya berlipat ganda. Karena saat proses syuting terkadang tidak pas dan harus diulang sampai beberapa kali.
Menjalani syuting dengan boneka yang dikontrol oleh beberapa orang dalam pergerakannya sangat berbeda saat beradu akting bersama manusia. Ketika pengambilan angle kamera sudah pas dan emosi serta akting yang ditunjukkan pemain juga sesuai, terkadang terdapat kesalahan dari sisi boneka bergerak tidak sesuai. Misalnya, ada adegan yang seharusnya menusuk, tapi bonekanya malah tersenyum.
Bagi Winky Wiryawan selaku pemaian, hal itu sangat menjengkelkan. Tapi sejak awal dia sudah tahu risiko beradu akting dengan boneka. "Kita harus koordinasi sama tiga arah. Gerakan dia (boneka), gerakan kamera, sama emosi gue, emosi pemain. Dan semua itu harus smooth," katanya.
Karena mengalami kesulitan secara teknis, proses syuting film The Doll 3 tidak bisa banyak. Dalam sehari, terkadang hanya mendapatkan satu scene saja. Dan paling banyak hanya mampu menyelesaikan 5 scene. Hal itu yang membuat proses syuting film ini berlangsung cukup lama sampai 2 bulan.
Selain Winky Wiryawan, film The Doll 3 juga diperkuat oleh sejumlah pemain lain. Di antaranya ada Massayu Anastasia, Jessica Mila, Montserrat Gizelle, Sara Wijayanto, dan Jeremy Thomas.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
