
Cuplikan film KKN di Desa Penari. (MD Entertainment)
JawaPos.com - Film KKN di Desa Penari ternyata tidak hanya diminati para penonton di tanah air. Film yang dibintangi Tissa Biani, Achmad Megantara, Calvin Jeremy, Adinda Thomas, Aghniny Haque, dan Fajar Nugra juga diminati banyak orang di negeri Jiran.
Hal itu terlihat dari banyaknya orang yang rela mengantri cukup panjang demi menonton film KKN di Desa Penari. Berdasarkan video yang dikirimkan produser Manoj Punjabi kepada JawaPos.com, Selasa (17/5), terlihat antrian banyak orang dan cukup panjang di salah satu bioskop di Malaysia.
"Ini antrian penonton KKN di Malaysia, panjang banget," kata Manoj Punjabi dalam keterangan tertulisnya.
Mendapati film KKN di Desa Penari juga mendapat sambutan hangat para penonton di Negeri Jiran, Manoj Punjabi mengaku ada kebanggaan tersendiri dirasakannya sebagai seorang produser.
"Bangga rasanya bisa lihat film Indonesia diapresiasi di negara tetangga," katanya lebih lanjut.
Film KKN di Desa Penari mulai tayang di bioskop Malaysia beberapa hari lalu. Dalam sebuah cuitan di akun Twitter Bicara Box Office, juga diakui kalau film ini diminati cukup besar di Malaysia.
"Hanya dalam tempo 5 hari tayang, KKN DI DESA PENARI menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa di Malaysia dengan kutipan (gross) senilai RM 11.47 juta," tulisnya.
KKN di Desa Penari adalah film yang diadaptasi dari cerita fenomenal yang sempat viral di media sosial beberapa tahun silam. Cerita yang dibuat thread oleh akun anonim SimpleMan juga diangkat menjadi novel.
Film ini disutradarai oleh Awi Suryadi. Berawal dari 6 mahasiswa melaksanakan KKN di sebuah desa terpencil. Nur (Tissa Biani), Widya (Adinda Thomas), Ayu (Aghniny Haque), Bima (Achmad Megantara), Anton (Calvin Jeremy) dan Wahyu (M.Fajar Nugraha) tidak pernah menyangka kalau desa yang mereka pilih ternyata bukan lah desa biasa.
Pak Prabu (Kiki Narendra), sang kepala desa sempat memperingatkan Nur dkk untuk tidak melewati batas gapura terlarang menuju Tapak Tilas. Tempat misterius itu mungkin ada hubungannya dengan sosok penari cantik yang mulai menganggu Nur dkk.
Satu persatu dari mereka mulai merasakan keanehan pada desa tersebut. Bima mulai berubah sikap. Proker KKN mereka jadi berantakan. Tampaknya penghuni gaib desa tersebut tidak menyukai keberadaan mereka. Nur akhirnya menemukan fakta yang mencengangkan bahwa salah satu dari mereka telah melanggar aturan yang paling fatal yang ada di desa tersebut.
Teror sosok penari misterius terus menghantui dan semakin menyeramkan. Mereka mencoba meminta bantuan Mbah Buyut (Diding Boneng), dukun setempat.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
