JawaPos.com-Film remake Pulau Hantu akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 10 Oktober 2024 mendatang. Meski masih satu universe, film ini sama sekali berbeda dengan film Pulau Hantu tahun 2007, 2008, dan tahun 2012 silam.
Film Pulau Hantu garapan rumah produksi MVP Pictures ini mengambil latar belakang cerita drama keluarga. Bagaimana cara mendidik anak yang buruk ternyata membawa dampak negatif pada perkembangan pemikiran hingga mental mereka.
Ferry “Pei” Irawan yang akrab disapa Bang Pei selaku sutradara mengatakan, drama keluarga dalam film Pulau Hantu menjadi latar belakang yang menarik untuk kemudian membawa ke suatu peristiwa yang mengerikan penuh teror yang mencekam.
"Bila karakter Dara kita sebut sebagai protagonis, maka tentu karakter Mala adalah antagonisnya. Itu yang tampak nyata dalam visualnya. Tapi sebenarnya ada persoalan yang subtle yang
memberikan dampak lebih besar di film ini. Yaitu domestic biolence yang semakin sering terjadi," kata Bang Pei dalam jumpa pers di Epicentrum, Rasuna Said Jakarta Selatan, Jumat (4/10).
Film Pulau Hantu hendak mengungkap hukum sebab akibat dari kekerasan yang terjadi di ranah rumah tangga yang bisa membawa dampak besar mengakibatkan pribadi-pribadi jadi sakit secara mental.
"Sering kita baca berita ada ayah menyiksa bayi kandungnya, istri menyiksa suami, tekanan dalam kehidupan akan semakin sulit bila kita tidak punya cinta yang menenangkan dan membuat kita sadar apa arti peran kita di dunia ini," jelasnya.
Film Pulau Hantu menceritakan tentang Dara yang ingin lepas dari orang tuanya dan ingin menikmati kebebasannya. Dia pun bersama teman-temannya naik kapal untuk berpesta namun malah terperangkap ke sebuah pulau terpencil misterius. Tak hanya itu, Dara dkk dihadapkan pada pertaruhan nyawa dari sosok hantu bernama Mala.
Menariknya, kisah hidup Mala semasa hidup yang kemudian menjadi hantu mengerikan diungkapkan di film ini. Cerita hidupnya yang kelam membawanya pada dendam dan penyakit mental, ingin merusak kebahagiaan orang lain, dan terbawa hingga dia menjadi hantu.
"Kalian harus nonton film Pulau Hantu karena ini menyajikan sesuatu yang beda dari Pulau
Hantu sebelumnya. Ada hubungan antara ibu dan anak, persahabatan, dan juga teror pastinya. Semoga pesan yang ada di film ini bisa diambil sisi positifnya," kata Taskya Namya, pemeran Dara di film Pulau Hantu.
Film Pulau Hantu diperkuat sejumlah aktor dan aktris yaitu Taskya Namya, Bukie B. Mansyur, Samo Rafael, Cindy Nirmala, Hannah Hannon, Verdi Solaiman, Izabel Jahja, Patty Sandya, dan Amanda Green. (*)