
Adegan dalam film Novocaine. (Istimewa)
JawaPos.com - Aksi heroik seorang warga biasa yang harus berurusan dengan kelompok bersenjata berbahaya demi menyelamatkan kekasih tercinta mungkin adalah premis yang cukup basi dalam dunia film. Namun, bagaimana jika protagonis utama film tersebut digambarkan sebagai sosok yang tidak bisa merasakan sakit?
Konsep yang cukup menarik ini ditawarkan oleh dua sutradara Dan Berk dan Robert Olsen dalam sebuah film action comedy berjudul Novocaine. Dibintangi oleh Jack Quaid yang karirnya melejit berkat film seri The Boys, Novocaine menyuguhkan sebuah film aksi yang cukup unik dan, pastinya, membuat ngilu para penontonnya.
Novocaine berkisah tentang seorang asisten manajer sebuah bank bernama Nathan Caine (Jack Quaid). Tidak seperti insan normal pada umumnya, Nathan mengidap sebuah kelainan genetik langka bernama Congenital Insensitivity to Pain yang membuat fisiknya kebal dari rasa sakit.
Kondisi ini membuat Nathan tidak bisa merasakan apapun hal yang melukai tubuhnya. Mulai dari guyuran air panas, pukulan, tendangan, tembakan, tusukan, bahkan tulang yang patah, semuanya tidak bisa dirasakan oleh Nathan. Ia bahkan harus memasang alarm selama 3 jam sekali sebagai penanda untuk buang air kecil karena tubuhnya tidak memberikan sinyal kebelet.
Kondisi ini membuat Nathan dijuluki 'Novocaine' oleh kawan-kawannya di sekolah. Novocaine sendiri merupakan jenis obat bius yang bisa membuat orang yang menggunakannya mati rasa.
Keseharian Nathan yang monoton mendadak berubah ketika tiga orang perampok menyantroni tempatnya bekerja. Tidak hanya membunuh dan merampas uang milik nasabah, para perampok sadis ini juga menculik kekasihnya, Sherry (Amber Midthunder).
Bermodal nekat dan kelainan pada tubuhnya, Nathan pun memulai petualangan tak terduga dalam hidupnya untuk menyelamatkan Sherry.
Berdurasi selama kurang lebih 110 menit, Novocaine adalah sebuah film aksi brutal yang menghibur. Didasari pada kondisi medis yang sangat aneh namun nyata, sutradara Dan Berk dan Robert Olsen mengemas konsep ini dengan serangkaian adegan yang begitu gore.
Namun, karena lakon utamanya tidak bisa merasakan sakit dan tetap bisa bertingkah konyol meski sedang disiksa sedemikian rupa, hal ini membuat Novocaine menjadi film yang berbeda. Di titik tertentu, Novocaine sebetulnya mirip film superhero. Hanya saja, jagoan utamanya adalah laki-laki culun yang sangat amatir dalam hal baku hantam dan adu tembak.
Segala kesialan dan kesadisan yang dialami Nathan di sepanjang film pun justru mengundang gelak tawa. Bagaimana ia dengan santainya mengambil pistol dari penggorengan yang bergolak, bisa tetap berjalan santai meski kakinya tertembus panah, hingga mencatat alamat di tangan dengan jarum dari mesin tato, semuanya mengundang reaksi histeris namun, di saat yang bersamaan, juga tawa.
Secara keseluruhan, Novocaine adalah film yang layak ditonton oleh para penggemar genre laga. Jalan ceritanya yang sangat sederhana juga membuat film ini bisa disaksikan tanpa harus memutar otak.
Namun bagi Anda yang tidak kuat melihat adegan yang kelewat sadis, sebaiknya hindari menonton film ini.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
