Ilustrasi keluarga yang merayakan Hari Natal (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Hari Raya Natal adalah sebuah hari raya besar bagi umat Kristen dan biasanya mereka akan berkumpul dengan keluarga mereka untuk merayakannya. Bisa dibilang ini adalah ajang mudiknya orang Kristen.
Namun, karena berbagai keperluan, belum tentu setiap anggota keluarga dapat meluangkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga mereka.
Orang-orang di rumah pun juga tentunya akan menunggu kedatangan dan kepulangan anggota keluarga mereka yang jauh.
Sejarah I'll Be Home for Christmas
Dilansir dari PBS, pada tahun 1943, penyanyi tenar Bing Crosby merilis lagu Ill Be Home for Christmas (Aku akan pulang di Hari Natal). Lagu ini ditulis oleh Kim Gannon dan Buck Ram, serta dikomposisi oleh Walter Kent.
Pada saat itu Perang Dunia 2 masih berlangsung, dan banyak keluarga kehilangan anggota keluarga mereka akibat perang.
Moral para tentara pun juga jatuh karena tidak dapat merayakan Natal bersama keluarga mereka. Lagu I'll Be Home for Christmas segera meningkatkan moral para tentara sekutu.
Dilansir dari Blue Matter, lagu ini ditulis dengan sudut pandang para tentara yang sedang bekerja di luar negeri pada saat Perang Dunia 2.
Walaupun melodi dari lagu I'll Be Home for Christmas menenangkan, makna dari lirik-lirik dalam lagu ini sangat sedih. Karena mengingatkan pada para tentara tersebut bahwa kenyataannya mereka belum tentu dapat pulang.
Drama Perebutan Hak Cipta
Dilansir dari Library of Congress, lagu ini segera menjadi populer karena mendapatkan hati para tentara dan keluarga-keluarga Amerika Serikat.
Diceritakan Buck Ram telah menuliskan lagu ini berdekade yang lalu, ketika ia masih berkuliah dan merindukan ibunya. Ram memberikan lagu ini judul I'll be home for Christmas (Tho' just in memory). Menurut pendataan Kantor Hak Cipta, Buck Ram mengajukan hak cipta atas liriknya pada 21 Desember 1942 dengan nomor E pub 110246.
Ram menceritakan tentang lagunya kepada Kent dan Gannon ketika ketiganya bertemu di sebuah rumah makan di New York, sehari sebelum Hari Natal 1942.
Ram mengeluarkan teks lagunya untuk menunjukkannya kepada kedua temannya. Namun, ia tidak pulang bersama teks tersebut, ia mengira teks itu tertinggal di rumah makan tersebut.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
