
Ilustrasi film Ghost in the Cell garapan Joko Anwar. (Istimewa)
JawaPos.com - Sutradara Joko Anwar mengatakan dirinya menghadapi fobia lubang dalam poster film "Ghost in the Cell", dikutip dari ANTARA.
Ia dan produser Tia Hasibuan dari Come and See Pictures sama-sama mengidap trypophobia akut.
"Aku sama Tia adalah penderita trypophobia akut," ujar Joko di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan makna filosofis di balik visual lubang tersebut.
Visual lubang dalam poster film "Ghost in the Cell" merupakan sebuah metafora sistem sosial yang busuk.
Rasa jijik orang-orang melihat poster itu merupakan refleksi dari kejenuhan terhadap sistem sosial tersebut.
Visual lubang pada tubuh karakter hantu tersebut juga sebenarnya memiliki isi yaitu semua karakter yang terpenjara oleh sistem tertentu tanpa mengerti atau melihat itu sebagai ancaman di film "Ghost in the Cell".
"Hantu ini sebenarnya mewakili sesuatu yang tidak kita pahami. Kita sering melabeli sesuatu sebagai hantu atau ancaman kalau kita tidak paham. Kalau merasa jijik dengan itu, kita jijik sama keadaan di dalamnya. Itu poinnya," ungkap Joko Anwar.
Joko Anwar ingin menghadapi fobia akut terhadap lubang-lubang dalam poster itu dengan menunjukkan sisi keindahan dari kengerian yang ditampilkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022