
Samurai Champloo. (Istimewa)
JawaPos.com - Ada banyak unsur yang tidak bisa disatukan di dunia. Air dan minyak, materi dan antimateri, dua kutub magnet yang sama, logika dan iman, gelap dan terang, hingga ranah fiksi seperti Superman dan batu Kripton.
Sepintas, budaya musik hip-hop dan prinsip bushido juga merupakan dua hal yang sulit dibayangkan untuk melebur.
Alasannya sangat jelas. Yang satu menyuarakan kebebasan dan pemberontakan yang lahir dari kemiskinan dan kriminalitas di jalanan Bronx; sementara satu lagi identik dengan samurai di zaman Edo, kode etik, hierarki, disiplin dan kehormatan.
Yang satu kebebasan total. Satu lagi keteraturan mutlak.
Anggapan bahwa dua kultur bertolak belakang ini tak mungkin bisa disandingkan sukses dipatahkan pada tahun 2004 melalui sebuah serial anime unik: Samurai Champloo.
Lahir dari buah pikir animator dan sutradara Jepang Shinichiro Watanabe, sosok yang juga menciptakan Cowboy Bebop, Samurai Champloo tidak sekadar menempel musik hip-hop berbalut cerita pasaran tentang para samurai yang hidup di era Jepang feodal semata-mata demi terlihat cool dan anti-mainstream.
Samurai Champloo memberi sebuah pemahaman baru lewat perspektif artistik bahwa tradisi hip-hop dan budaya samurai sebetulnya bisa berkelindan erat.
Untuk bisa memahami mengapa Samurai Champloo merupakan serial yang begitu istimewa, perlu menengok ke belakang sejenak untuk memahami seperti apa kedudukan samurai di era Jepang feodal.
Mengambil setting di zaman Keshogunan Tokugawa, yakni di antara tahun 1603–1868, masyarakat Negeri Matahari Terbit kala itu dibangun di atas strata sosial yang sangat ketat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022