
Midori. (Istimewa)
JawaPos.com - Sadar atau tidak, setiap manusia punya dorongan untuk melihat sesuatu yang seharusnya tidak mereka lihat.
Kehancuran, penyiksaan, penghakiman massal, kejatuhan orang lain dan hal-hal tidak mengenakkan lainnya.
Sisi gelap inilah yang mengambil alih pikiran dan tindakan manusia untuk memperlambat kendaraan ketika melihat kecelakaan, mencari video tragedi, memviralkan konten penganiayaan, sampai menghabiskan hari hanya untuk menonton keterpurukan orang lain lewat layar gawai.
Dalam ranah psikologi, keinginan seperti ini biasa disebut sebagai morbid curiousity. Dua psikolog yang mempopulerkan istilah ini, yakni Marvin Zuckerman dan Lawrence Litle, mendefinisikannya sebagai rasa penasaran yang memicu seseorang untuk mencari tahu dan mengamati kemalangan individu lainnya.
Namun, di derajat tertentu, rasa penasaran ini berubah bentuk menjadi sesuatu yang lebih mengerikan: voyeurisme terhadap penderitaan.
Di dunia animasi Jepang, tidak banyak karya yang cukup brutal untuk memperlihatkan sisi menjijikkan manusia selain Midori.
Film arahan Hiroshi Harada yang diadaptasi dari manga berjudul Shojo Tsubaki karya Suehiro Maruo ini tidak hanya memperlihatkan kesadisan biasa.
Apa yang ditampilkan dalam film animasi ini begitu bejat dan sangat sulit digambarkan lewat kata-kata.
Dunia sinema bahkan melabeli Midori sebagai anime terlarang karena dicekal hampir di semua negara. Bahkan, untuk standar anime underground Jepang, Midori dianggap terlalu disturbing untuk disaksikan.
Namun di balik seluruh reputasi buruknya, Midori menyiratkan sebuah realita yang jauh lebih mengusik jiwa: manusia ternyata senang menjadi penonton pasif atas penderitaan orang lain.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
