
Film Tanah Runtuh. (istimewa)
JawaPos.com - Hidup orang dewasa hari ini terasa semakin berat. Mulai dari tekanan ekonomi, ketidakpastian masa depan, hingga dunia yang semakin dipenuhi kemarahan dan perpecahan. Banyak orang menjalani hari-hari mereka dalam keadaan lelah, cemas, dan terus-menerus dituntut untuk bertahan.
Di tengah situasi tersebut, film Tanah Runtuh justru hadir dengan sebuah ajakan yang sederhana, melihat dunia dengan lebih tenang dan lebih penuh cinta.
Melalui karakter Ringgo yang diperankan Ridho Khaliq, seorang anak dengan down.syndrome, Tanah Runtuh tidak hanya menghadirkan representasi yang jarang terlihat di layar lebar Indonesia, tapi juga mengajak penonton untuk kembali pada hal-hal yang paling mendasar dalam hidup manusia. Yaitu keluarga, kasih sayang, dan kepedulian.
Disutradarai Rudi Soedjarwo dan diproduseri Denny Siregar, film Tanah Runtuh mengikuti perjalanan Kai dan Ringgo yang terpisah dari ibu mereka di tengah sebuah peristiwa besar yang mengubah kehidupan mereka.
Namun lebih dari sekadar kisah pencarian, film ini menjadi refleksi tentang bagaimana manusia tetap dapat memilih cinta ketika dunia di sekeliling mereka terasa runtuh.
Bagi sutradara Rudi Soedjarwo, yang paling menarik dari film ini justru bukan peristiwa besarnya, melainkan bagaimana manusia-manusia di dalamnya berusaha bertahan dan saling menjaga.
"Ketika dunia terasa runtuh, yang sering menyelamatkan kita justru bukan hal-hal besar, tapi orang-orang yang memilih untuk tetap tinggal dan peduli. Saya tertarik pada manusia-manusia di dalamnya, dan melalui Ringgo, saya merasa film ini memiliki hati yang sangat kuat," ujar Rudi Soedjarwo.
Produser Denny Siregar mengatakan bahwa sejak awal film Tanah Runtuh memang tidak dibuat untuk berbicara tentang konflik, melainkan tentang cinta yang tetap bertahan di tengah keadaan yang paling sulit sekalipun.
"Hari ini kita hidup di masa ketika semua orang seperti sedang marah, takut, dan lelah. Kita terlalu sering melihat dunia dengan prasangka dan kebisingan. Lewat Ringgo, saya merasa kita diingatkan kembali pada sesuatu yang sangat sederhana: bahwa manusia bisa saling mencintai tanpa syarat dan saling menjaga tanpa harus melihat perbedaan," ujar Denny Siregar.
Menurutnya, karakter Ringgo tidak pernah dimaksudkan sebagai simbol atau objek belas kasihan. Justru sebaliknya, sosok yang diperankan Ridho Khaliq tersebut menjadi pusat perjalanan emosional film sekaligus jembatan bagi penonton untuk melihat dunia dengan cara yang lebih tenang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022