
Penyanyi Antea Putri Tru, cicit buyut dari kakak kandung W.R. Soepratman, membawakan lagu Indonesia Raya versi tiga stanza. (istimewa)
JawaPos.com - Versi asli lagu Indonesia Raya yang selama ini selalu dinyanyikan masyarakat di Tanah Air sebenarnya memiliki tiga stanza. Namun, dalam berbagai upacara dan acara resmi, masyarakat lebih sering mendengar atau menyanyikan versi satu stanza atau stanza pertama.
Kebiasaan tersebut bukan terjadi tanpa alasan, melainkan berkaitan erat dengan peraturan pemerintah yang mulai diberlakukan sejak 1958.
Pencipta lagu Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman atau W.R. Supratman, pertama kali memperdengarkan lagu Indonesia Raya di hadapan peserta Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928. Saat itu, Indonesia Raya dimainkan dengan biola dan belum dinyanyikan dengan lirik karena situasi kolonial.
Untuk mengetahui lebih dalam lagu terkait lagu versi asli atau versi awal, berikut 3 fakta menarik tentang lagu Indonesia Raya 3 stanza:
Lagu Indonesia Raya bukan lagu yang sejak awal hanya terdiri dari satu stanza yang selama ini dikenal masyarakat. Versi aslinya sejak tahun 1928 memiliki 3 stanza dengan lirik yang berbeda.
Stanza pertama berisi tentang semangat persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air. Pesan utamanya tercermin dalam bagian “Marilah kita berseru, Indonesia bersatu.”
Stanza kedua membawa pesan tentang harapan dan nuansa doa kepada Tanah Air. Indonesia tidak hanya dipandang sebagai tempat tinggal, tetapi sebagai negeri yang memiliki martabat dan harus dijaga kehormatannya.
Adapun stanza ketiga berbicara tentang tekad untuk menjaga Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai negara yang hidup, maju, dan besar dengan menjaga pulau, laut, semuanya. Semangatnya tidak berhenti pada rasa cinta Tanah Air, tetapi berlanjut pada tindakan nyata dan pengabdian.
Pesan penting dalam stanza ini adalah kesetiaan kepada Indonesia dan dorongan agar rakyat terus berusaha membangun bangsa. Pesannya antara lain tergambar melalui “Marilah kita berjanji, Indonesia abadi.”
Pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa masyarakat Indonesia lebih akrab dengan lagu Indonesia Raya versi satu stanza?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022