JawaPos.com - Film "Yuni" karya sutradara Kamila Andini resmi tayang di Netflix mulai Kamis (24/9/2026). Film yang pertama kali dirilis di bioskop Indonesia pada 2021 ini mengangkat kisah remaja perempuan yang menghadapi tekanan sosial terkait pernikahan, pendidikan, dan pilihan hidup.
FIlm ini mengikuti kehidupan Yuni, seorang siswi SMA yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun, rencana tersebut mulai terganggu ketika Yuni mendapat lamaran dari laki-laki yang tidak dikenalnya.
Yuni memilih menolak lamaran tersebut karena belum ingin menikah dan masih ingin mengejar cita-citanya. Penolakan itu kemudian memunculkan perbincangan di lingkungan tempat tinggalnya.
Tekanan semakin besar ketika muncul kepercayaan bahwa perempuan yang menolak lamaran hingga tiga kali akan sulit mendapatkan jodoh. Kondisi tersebut membuat Yuni harus mempertimbangkan kembali pilihan yang sebenarnya ingin diambil untuk masa depannya.
Lamaran ketiga datang dari Pak Damar, guru Yuni di sekolah. Berbeda dari dua lamaran sebelumnya, ia merupakan orang yang dikenal Yuni dan memiliki posisi terpandang di lingkungan sekitarnya.
Di tengah tekanan keluarga dan masyarakat, Yuni juga berhadapan dengan persoalan yang dialami perempuan lain di sekitarnya. Pengalaman teman dan orang-orang yang dikenalnya memperlihatkan beragam bentuk tuntutan sosial terhadap perempuan, mulai dari pernikahan hingga cara perempuan menentukan masa depannya.
Dibintangi Arawinda Kirana
Tokoh Yuni diperankan oleh Arawinda Kirana. Peran tersebut menjadi debut layar lebarnya dan mengantarkannya meraih piala citra untuk pemeran utama perempuan terbaik. Film ini juga dibintangi Kevin Ardilova sebagai Yoga dan Dimas Aditya sebagai Damar.
Kamila Andini memilih Banten sebagai latar cerita. Dialog dalam film menggunakan bahasa Jawa Serang dan Sunda Banten. Selain artis nasional, film ini juga melibatkan banyak pemain serta kru lokal dari Banten.
Film berdurasi 95 menit ini diproduksi oleh Fourcolours Films bekerja sama dengan Akanga Film Asia (Singapura), Manny Film (Perancis), dan Starvision (Indonesia) serta didukung oleh Cercamon World Sales.
Proyek "Yuni" ini telah disiapkan sejak 2017 sebelum akhirnya diproduksi dan mendapat perhatian di berbagai festival internasional. "Yuni" meraih platform prize di Toronto International Film Festival 2021 dan menjadi perwakilan Indonesia untuk ajang Academy Awards ke-94 atau Oscar 2022.
Setelah sebelumnya hadir di bioskop dan layanan streaming lain, "Yuni" kini kembali dapat disaksikan melalui Netflix mulai 24 September 2026. Kehadiran kembali film ini di platform tersebut membuka kesempatan bagi penonton untuk kembali mengikuti kisah Yuni dan persoalan sosial yang diangkat melalui perjalanan karakternya.