JawaPos Radar

Mensos Dukung Pemulangan 67 Persen Anak Panti Asuhan ke Keluarganya

08/11/2018, 14:53 WIB | Editor: Kuswandi
Agus Gumiwang
Menteri Sosial Agus Gumiwang saat ditemui di kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (8/11). (Yesika/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Sosial Agus Gumiwang mendukung rencana pemulangan 67 persen anak yang tinggal di panti asuhan se-Indonesia. Pasalnya, setelah dilakukan pendataan, mereka ternyata memiliki orang tua dan keluarga.

“Kalau ada keluarganya haruslah (dipulangkan), pada dasarnya mereka harus hidup bersama-sama dengan keluarga,” ujar Agus saat ditemui di kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).

Dia menerangkan, hal itu bukan berarti pihaknya tidak bertanggungjawab atas hak anak-anak panti. Namun, pengasuhan hanya ditujukan bagi mereka yang tidak memiliki keluarga dan juga berada dalam kemiskinan.

“Kalau mereka kita anggap secara data mereka tidak punya keluarga itu tanggungjawab kita, apalagi kalau mereka-mereka yang miskin,” terang dia.

Agus menyebut, pemulangan sudah menjadi hal yang wajar, lantaran pendataan selalu dilakukan secara berkala. “Itu satu hal yang biasa saja, ketika kita mengembalikan anak-anak itu kepada keluarganya,” tegasnya.

Sebelumnya, Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Edi Suharto memastikan 67 persen anak panti asuhan memiliki keluarga. Ada yang benar-benar memiliki keluarga inti, yakni ayah dan ibu. Atau tinggal ada ibu atau ayahnya. Bisa juga dua orang tuanya masih ada, tetapi berpisah karena perceraian. Bahkan, bisa juga keluarga yang dimaksud adalah paman, bibi, kakek, atau nenek.

Edi mengungkapkan, saat ini jumlah anak yang tinggal di panti asuhan 500-600 ribu jiwa. Sementara itu, jumlah panti asuhan di seluruh Indonesia sekitar 7.000 unit. "Kemensos terus mengupayakan program pengasuhan alternatif," katanya, kemarin (5/11).

Yang dimaksud pengasuhan alternatif itu adalah mengembalikan anak-anak panti ke keluarganya. Petugas sosial dari Kemensos akan menelusuri keluarga untuk masing-masing anak penghuni panti asuhan.

Menurut dia, pengasuhan di keluarga tetap lebih baik daripada pengasuhan di panti. Dia menjelaskan, di panti 20 hingga 40 anak diasuh satu orang. Itu tidak ideal dalam pola pengasuhan anak. Secara internasional pun, sudah ada gerakan pengurangan pengasuhan anak di lembaga atau panti. 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up