JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sambil Menahan Tangis, Baiq Nuril Kobarkan Perlawanan

21 November 2018, 20:13:17 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Baiq Nuril
Baiq Nuril (Berbaju pink) saat bersama Legislator PDIP Rieke Diah Pitaloka di Press room DPR. (Sabiq/Jawa pos.com)
Share this

JawaPos.com - Mantan pegawai honorer SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Nuril Maknun telah divonis pidana 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta oleh Mahakamah Agung (MA). Padahal sebelumnya di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi Baiq dinyatakan tidak bersalah.

Dalam diskusi bertajuk 'Perlindungan Perempuan dari Ancaman Kekerasan Seksual' di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11), Baiq sambil menahan tangis menceritakan perjuangannya dalam menghadipi kasusnya.

"Terima kasih, mungkin ini kesempatan saya ingin di...," ucap Nuril sambil terisak mengawali pembicaraannya. 

Baiq berharap kasus yang menimpanya bisa menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya yang bernasib sama agar tidak diam saja. Semuanya diminta bangkit untuk mencari keadilan.

Pasalnya di luar sana, Baiq menilai masih banyak perempuan yang bernasib sama dengannya. Hanya saja mereka tidak mengungkapnya ke publik karena berbagai alasan.

"Memperjuangkan perempuan-perempuan di Indonesia khususnya supaya tidak ada lagi Nuril, Nuril yang lain di Indonesia," sambungnya. 

Atas dasar ini pula yang membuat Baiq memutuskan untuk melaporkan balik mantan Kepala SMAN 7 Mataram, Haji Muslim (HM) ke polisi. Hal ini demi mendapat keadilan yang dicarinya.

Dia juga berharap tindakannya juga dapat menjadi memancing korban kekerasan seksual lainnya agar tidak takut muncul ke publik. Tidak ragu-ragu untuk menyerat perkara tersebut ke ranah hukum.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up