
Petugas DVI Polri mengindetifikasi temuan yang diduga bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/1/2021). HARITSAH ALMUDATSIR/J
JawaPos.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali berhasil mengidentifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pada hari ini, sebanyak 7 korban berhasil didapat identitasnya.
"Hasil identifikasi, sampai jam 17.00 berhasil mengidentifikasi sebanyak 7 korban," ujar Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartanto di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (16/1).
Korban yang teridentifikasi hari ini yaitu Rosi Wahyuni, 51; Riski Wahyudi 26; Neli, 49; Beben Sofian, 58; Mahfufatul Yeti Sriyaningsih, Arifin Ilyas, 26; Aneta Fauziah, 38.
Secara menyeluruh, tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 24 korban sejak hari pertama. "Sampai pukul 17.00 WIB korban yang berhasil diidentifikasi sebanyak 24 korban," imbuh Rusdi.
Para korban yang teridentifikasi hari ini didapat identitasnya berdasarkan pencocokan sidik jari dan DNA. Proses rekonsiliasi akan terus dilaksanakan dengan mencocokan dengan potongan tubuh yang ditemukan.
Baca Juga: Kemendagri Mudahkan Penerbitan Akta Kematian Korban Sriwijaya Air
Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.
Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.
Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/0dnvBFe_rmI
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah
Prediksi Skor Tenerife vs Girona: Tamu Incar Tiga Poin, Tuan Rumah Tertekan
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan di AFC Champions League Elite: Duel Berujung Imbang
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022