Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Desember 2023 | 23.28 WIB

Jarak Tempuh Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Hanya 2 Jam, Menhub Sebut Keberhasilan Whoosh

Rangkaian Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11). - Image

Rangkaian Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11).

JawaPos.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pembangunan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung akan lebih sederhana berkat keberhasilan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh.

Menurutnya, proses pembangunan, perancangan, pembebasan tanah, instalasi, operasional, dan komunikasi kepada masyarakat akan menjadi lebih mudah karena telah ada pengalaman dari proyek Whoosh.

Dikutip dari Antara pada Rabu (20/12), Budi Karya Sumadi menyampaikan pendapat ini dalam Jumpa Pers Akhir Tahun di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada Rabu (20/12).

Menurut Menhub, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya dengan jarak lebih jauh mencapai 900 km akan lebih ekonomis dibandingkan proyek Whoosh.

Baik dari segi biaya maupun jarak tempuh yang diperkirakan hanya membutuhkan waktu 2 jam.

"Makin panjang kereta cepat ini makin ekonomis. Bisa dibayangkan jarak Jakarta-Surabaya yang 900 km bisa dicapai kira-kira 2 jam, sehingga proyek ini akan lebih bersaing dengan moda transportasi pesawat," ujarnya.

Terkait pembiayaan, Menhub menyadari bahwa akan sulit jika proyek ini sepenuhnya dibiayai oleh anggaran negara.

Oleh karena itu, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya akan menerapkan pendekatan pembiayaan kreatif atau melibatkan investor.

“Dengan keterbatasan APBN, kami bisa melaksanakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya melalui pembiayaan kreatif,” ungkapnya.

“Artinya, akan ada investor yang terlibat dalam menghubungkan Jakarta dan Surabaya melalui kereta cepat,” lanjutnya.

Budi menyebutkan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan investor dalam merancang rekayasa desain proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Setelah itu, pemerintah akan mengadakan tender sebelum memulai pembangunan proyek tersebut.

Lebih lanjut, Budi menyatakan bahwa proyek Whoosh telah sukses dan namanya sudah dikenal di luar negeri seperti kereta cepat Jepang, Shinkansen.

"Tidak ada yang mengkritik proyek Whoosh. Saat saya berkunjung ke Singapura, Malaysia, atau Thailand, mereka bertanya bagaimana proyek Whoosh, dan ternyata sudah populer seperti Shinkansen dan TGV," ungkapnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore