
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Gedung Nusantara II Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2023).
JawaPos.com – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa angka kematian petugas KPPS pada pemilu tahun ini lebih rendah daripada pemilu sebelumnya.
Ia mengatakan hal ini saat berkunjung ke Rumah Sakit Kanker Dharmais di Jakarta pada Jumat (16/2) seperti yang dilansir dari Antara.
Menurut data Kementerian Kesehatan, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia pada Pemilu 2024 adalah 27 orang, sedangkan pada Pemilu 2019 mencapai 894 orang.
Menkes Budi mengapresiasi penurunan angka kematian ini dan mengatributkannya pada kesadaran kesehatan yang lebih baik dari masyarakat yang menjadi petugas KPPS.
“Kita merasa bahwa masyarakat sudah lebih paham kalau bekerja itu jangan terlalu dipaksakan,” kata Menkes Budi.
Menkes Budi juga berharap tidak ada lagi kasus kematian petugas KPPS di masa depan.
Ia mengatakan salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan skrining kesehatan bagi calon petugas KPPS sebelum ditunjuk, seperti yang sudah dilaksanakan pada pemilu kali ini.
“Rata-rata mereka punya komorbid, jadi ada darah tinggi, ada diabetes,” tuturnya.
“Maka dari itu, yang ingin kita lakukan sebelum jadi anggota KPPS, kita skrining dulu untuk memeriksa tekanan darah tinggi dan tes gula. Penyebabnya yang sering dua penyakit itu,” jelas Menkes Budi.
Baca Juga: Terinsipirasi Hotel di Inggris, Harga Rumah Impian Verrell Bramasta Diperkirakan Rp 50 Miliar
Selain itu, anggota KPU RI Idham Holik mengungkapkan bahwa petugas KPPS yang meninggal pada Pemilu 2024 juga tidak sebanyak Pemilu 2019.
“Dari data yang sudah kami pegang, jumlahnya memang tidak banyak (seperti Pemilu 2019),” ucap Idham.
Idham juga menyebutkan bahwa KPU RI telah mengusulkan agar penghitungan suara di TPS dilakukan dengan dua panel, yaitu panel untuk surat suara Presiden dan Wakil Presiden serta DPD, dan panel untuk surat suara DPR dan DPRD. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban kerja petugas KPPS.
“Kami sudah merancang dua panel perhitungan suara di TPS. Menurut kajian kami yang telah melakukan simulasi di Kota Tangerang, Kota Bogor, Palembang, Kutai Kartanegara, hal ini berkaitan dengan efisiensi waktu,” tutur Idham.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022