Ilustrasi El Nino dan La Nina pada peta globe (Sumber foto : neefusa.org)
Jawapos.com – Fenomena cuaca El Nino dan La Nina adalah dua peristiwa alam yang signifikan yang terjadi di Samudra Pasifik, dengan dampak yang mencapai seluruh dunia.
Perbedaan utama antara El Nino dan La Nina terletak pada suhu permukaan laut di Samudra Pasifik.
El Nino terjadi ketika suhu laut lebih hangat dari biasanya, sementara La Nina terjadi ketika suhu laut lebih dingin dari biasanya.
Konsekuensi dari kedua fenomena ini dapat beragam tergantung pada lokasi geografis dan kondisi iklim setempat.
El Nino terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur lebih hangat dari biasanya.
Hal ini mengakibatkan perubahan pola cuaca global, termasuk peningkatan suhu di berbagai wilayah, penurunan curah hujan di beberapa tempat, dan peningkatan hujan di tempat lain.
Sebaliknya, La Nina terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur lebih dingin dari biasanya.
Fenomena ini juga memiliki dampak yang signifikan pada pola cuaca global, dengan peningkatan curah hujan di beberapa wilayah dan penurunan suhu di tempat lain.
La Nina sering dikaitkan dengan musim hujan yang lebih basah dan musim topan yang lebih aktif di beberapa bagian dunia.
Dikutip Jawapos.com Senin (29/4) dari The National Environment Education Foundation atau neefusa.org bagaiman El Nino dan La Nina mempengaruhi cuaca, permukaan laut menghangat dan mendingin secara berkala karena berinteraksi dengan kekuatan angin pasat yang bertiup dari timur ke barat dalam kondisi normal.
Ketika suhu permukaan laut berubah sebagai respons terhadap kondisi atmosfer, hal ini mengubah pola curah hujan.
Ini adalah semacam tarian ilmiah antara lautan dan atmosfer, dengan ujung spektrum yang berlawanan dikenal sebagai El Nino (fase hangat) dan La Niña (fase dingin).
Secara keseluruhan, fase-fase ekstrem ini disebut siklus El Niño-Southern Oscillation (ENSO). El Nino dan La Nina merupakan pola yang berkaitan dengan iklim tropis curah hujan menyebabkan perubahan pola cuaca di sekitarnya globe.
El Nino dan La Nina merupakan bagian dari siklus alami yang berdampak signifikan tidak hanya pada cuaca global, iklim, dan kondisi laut namun juga produksi pangan, kesehatan manusia, dan pasokan air.
Sistem ini biasanya berlangsung sekitar satu hingga dua tahun, dengan siklus bergantian setiap tiga hingga tujuh tahun.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
