
Gubernur DKI Jakarta periode 2014-2017 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menuliskan harapannya untuk Jakarta di masa depan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/12). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merespons aturan baru di lingkungan kepegawaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terkait izin berpoligami. Dia menyebut, kebijakan itu sejatinya dikembalikan kepada pribadi yang memiliki keyakinan masing-masing.
“Karena peraturan, buat saya sih susah mau komentari karena masing-masing punya keyakinan, punya aturan,” kata Ahok di Jakarta, Sabtu (18/1).
Namun yang harus menjadi catatan, kata Ahok, jangan sampai ada anggaran yang dikorupsi karena jumlah tanggung jawabnya bertambah saat memutuskan berpoligami.
“Paling penting itu jangan sampai ada anggaran korupsi, karena keluarga nambah banyak. Kalau soal anda mau punya apa, buat saya itu hak anda lah. Tapi anda bisa adil apa enggak ini?,” tegas dia.
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) baru Nomor 2 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Izin Perkawinan dan Perceraian. Kebijakan itu memuat sejumlah ketentuan untuk memberikan izin ASN berpoligami.
Dalam pasal 4 tertulis bahwa ASN yang akan beristri lebih dari satu orang maka wajib mendapat izin dari atasan. Jika melakukan poligami tanpa izin, akan dikenai sanksi berat.
Selain itu, harus ada aasan yang mendasari Perkawinan. Misalnya istri tidak dapat menjalankan kewajibannya, istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan, atau istri tidak dapat melahirkan keturunan setelah 10 tahun perkawinan.
Tak hanya itu, wajib mendapat persetujuan istri atau para istri secara tertulis, mempunyai penghasilan yang cukup untuk membiayai para istri dan anak, sanggup berlaku adil terhadap para istri dan anak, tidak mengganggu tugas kedinasan, serta memiliki putusan pengadilan mengenai izin beristri lebih dari seorang.
Reporter: Muhamad Ridwan

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
