
Pekerja tengah menyelesaikan produksi sparepart roda empat di Workshop LIK Takaru Tegal, Rabu (21/4/2021). Sampai saat ini sudah ada 91 UMKM di Tegal dibawah binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menyerap 854 orang tenaga kerja. SDM yang mampu berdaya
JawaPos.com - Saat kendaraan kamu butuh perawatan atau penggantian komponen, memilih sparepart bisa jadi keputusan besar. Banyak orang bingung, apakah sebaiknya tetap pakai suku cadang original dari pabrikan, atau mencoba produk aftermarket yang sering ditawarkan dengan harga lebih miring.
Memahami perbedaan keduanya akan sangat membantu kamu menyesuaikan pilihan, baik dari segi kualitas, harga, hingga jaminan yang ditawarkan. Karena pada akhirnya, suku cadang yang kamu gunakan bukan hanya soal performa kendaraan, tapi juga soal keamanan dan kenyamanan berkendara.
Berikut ini 5 perbedaan sparepart original dan aftermarket seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.
1. Asal Usul dan Produsen
Sparepart original dibuat langsung oleh pabrikan kendaraan atau mitra resmi yang sudah mendapatkan sertifikasi khusus. Misalnya, jika kamu membeli komponen original Suzuki, maka sparepart tersebut diproduksi dengan standar ketat sesuai aturan Suzuki.
Sebaliknya, sparepart aftermarket berasal dari perusahaan independen yang tidak terikat secara resmi dengan pabrikan mobil. Namun, jangan salah, banyak produsen aftermarket ternama yang justru punya reputasi baik dan mengikuti standar internasional.
2. Kualitas dan Performa
Dari segi kualitas, sparepart original memang dijadikan standar emas dalam dunia otomotif. Setiap komponennya harus melewati proses uji yang panjang, mulai dari ketahanan, beban, hingga performa di berbagai kondisi ekstrim. Komponen original juga didesain agar bekerja selaras dengan sistem kendaraan secara keseluruhan.
Sementara itu, kualitas sparepart aftermarket lebih bervariasi. Produk premium seperti Brembo, KYB, atau Bosch bahkan bisa menawarkan performa lebih baik dibanding original, karena mereka fokus pada satu jenis komponen dan bebas berinovasi dengan teknologi terbaru.
Misalnya, kampas rem aftermarket kelas performance bisa memberikan daya cengkeram lebih baik pada suhu tinggi dibanding versi original.
3. Harga dan Nilai Investasi
Harga menjadi salah satu perbedaan mencolok. Sparepart original umumnya 30-50 persen lebih mahal karena sudah termasuk biaya riset, pengembangan, serta garansi resmi dari pabrikan.
Sedangkan sparepart aftermarket punya rentang harga lebih luas. Produk premium bisa jadi investasi cerdas karena menawarkan kinerja seimbang dengan biaya yang lebih terjangkau. Tapi hati-hati, memilih produk aftermarket murah bisa berujung kerugian, karena berpotensi merusak komponen lain dan menambah biaya perbaikan.
4. Kompatibilitas dan Kemudahan Pemasangan
Keunggulan utama sparepart original adalah kompatibilitas sempurna dengan kendaraan kamu. Karena dirancang khusus untuk model tertentu, pemasangannya lebih mudah dan hasilnya lebih optimal.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
