
Perpaduan Seni, Rasa, dan Ketenangan: GOA SAYA Hadir di PIK 2 Sebagai Tempat untuk “Pulang” dan Menemukan Relaksasi.
JawaPos.com – Setelah melalui proses konstruksi selama tujuh bulan, restoran GOA SAYA resmi berdiri di kawasan strategis PIK 2 – Entertainment District, Tangerang.
Mengusung konsep Asian Progressive Restaurant dengan sentuhan nuansa Timur Tengah, GOA SAYA menghadirkan pengalaman kuliner sekaligus tempat pelarian dari hiruk-pikuk kehidupan urban.
“Totalnya tujuh bulan dari fondasi sampai selesai, dengan luas bangunan sekitar 400 meter persegi. Kami benar-benar serius memperhatikan setiap detail, bahkan sampai bahan bangunan seperti semen pun kami pilih dengan cermat,” ujar Vasty Clarisa, perwakilan GOA SAYA Restaurant.
Terinspirasi dari konsep canyon, desain interior GOA SAYA memadukan permainan warna dan tekstur yang kaya, diperkaya dengan ukiran-ukiran bergaya Timur Tengah. Setiap sudut ruangan — termasuk area toilet — menampilkan karakter berbeda, namun tetap harmonis dalam satu kesatuan atmosfer yang hangat dan elegan.
Tempat yang Menyambut Semua Kalangan
Berbeda dari restoran tematik kebanyakan, GOA SAYA tidak membatasi segmentasi pengunjungnya. Baik keluarga, pasangan muda, hingga individu yang ingin menikmati waktu sendiri, semuanya disambut di sini.
“Siapapun bisa datang, berapapun usianya. Karena di sini bukan sekadar tempat makan, tapi tempat mencari experience — rasa, suasana, dan ketenangan,” jelas Vasty.
Salah satu keunggulan GOA SAYA adalah penggunaan bahan-bahan premium di setiap hidangan. Menu seperti Sate Padang diolah dengan bahan sehat dan berkualitas tinggi, menghadirkan cita rasa autentik dalam versi yang lebih modern dan refined.
Menu Premium dengan Sentuhan Nusantara dan Asia
GOA SAYA menawarkan berbagai pilihan menu yang mencakup Nusantara, Asia, Italia, hingga Western. Untuk pecinta masakan Asia, tersedia Shanghai Porridge, Crab Porridge, dan Nasi Goreng XO China.
Sementara bagi penikmat cita rasa lokal, ada Nasi Goreng Minangkabau hingga menu khas restoran ini, yaitu Nasi GOA — nasi campur terinspirasi dari Pulau Sumatera, khususnya Medan dan Aceh. Hidangan ini berisi ayam, udang, kentang, dan lauk komplet dalam satu piring, mencerminkan semangat kehangatan dan keberagaman rasa Indonesia.
Harga menu di GOA SAYA berkisar antara Rp70.000 hingga Rp300.000, dengan menu premium seperti whole chicken samgyetang — hidangan khas kerajaan Korea — dibanderol sekitar Rp400.000.
Musik, Komedi, dan Konsep “A Place Called Home”
Untuk melengkapi suasana santai, GOA SAYA juga berencana menghadirkan hiburan yang ringan namun berkelas.
“Bulan depan kami akan mengadakan stand-up comedy, dan setiap Sabtu, Minggu, atau hari Selasa akan ada live music kecil seperti jazz. Kami ingin menciptakan suasana yang relaks dan tidak berisik,” ungkap Vasty Clarisa.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
