
Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sampai Waktu Belum Ditentukan, Status Naik ke Level Awas. (Dokumentasi Tim SAR gabungan)
JawaPos.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) belum bisa memastikan sampai kapan jalur pendakian Gunung Semeru Ditutup setelah erupsi pada Rabu sore (19/11).
"Kita pastikan bahwa saat ini, pendakian (Ranu Kumbolo Gunung Semeru) ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan," tutur Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha di Lumajang, Jumat (21/11).
Ia menerangkan penutupan jalur ini diambil, mengingat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikkan status Gunung Semeru menjadi level IV atau Awas.
"Intinya radius 8 km dari puncak itu disarankan tidak ada aktivitas manusia, sehingga daerah Nukumbolo maupun jalur-jalur lain tentunya tidak
memungkinkan untuk dilalui oleh para pendaki," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rudijanta mengatakan bahwa sebanyak 187 pendaki gunung yang sebelumnya berada di Ranu Kumbolo saat erupsi Semeru, sudah berhasil turun dalam keadaan selamat.
"Keseluruhan pendaki, pemandu, petugas maupun porter, dengan total 187 orang sudah sampai (Pos Perijinan) Ranu Pani, terakhir sampai pada Kamis (20/11) pukul 14.30 WIB," ungkap Rudijanta.
Kronologi Singkat Erupsi Gunung Semeru
Terjadi Erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11) pukul 14.13 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak atau 5.676 MDPL.
Awan panas berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut. Erupsi terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi sekitar 16 menit 40 detik.
BPBD Kabupaten Lumajang melaporkan ada dua kecamatan yang terdampak, yakni Pronojiwo dan Candipuro. Hingga Jumat pagi (21/11), jumlah warga yang mengungsi adalah 499 jiwa, dengann 21 rumah rusak parah, dan 124 hewan ternak mati.
Para pengungsi tersebar di sejumlah lokasi, di antaranya SD 04 Supiturang, Balai Desa Oro-oro Ombo, Masjid Ar-Rahman, SD Sumberurip 02, Rumah Kepala Desa Sumbernujur, dan Kantor Kecamatan Candipuro. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022