
Warga menjemur ikan-ikan bilih yang ditangkap di sungai ombilin, yang airnya tengah mengalir deras dari danau Singklarak, Sumatera Barat. (TikTok @rosieakbar)
JawaPos.com - Jernihnya aliran air Danau Singkarak di Sungai Ombilin, Sumatera Barat, menjadi berkah tersendiri bagi warga yang dilewati aliran air tersebut.
Ikan-ikan Bilih yang terdampak aliran deras itu bermunculan ke permukaan dan mudah ditangkap oleh warga sekitar.
"Terkait Danau Singkarak itu berefek kepada ikan yang ada di Danau Singkarak. Efeknya ikan itu jadi pusing, jadi gimana itu pada keluar semua ke pinggir," ujar Kepala Desa alias Wali Nagari Antar Waktu Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Destriyanto, saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (3/12).
"Pada ke pinggir. Ini jadi satu keberkahan juga bagi masyarakat. Ikannya pada keluar semua," sambungnya.
Dengan derasnya aliran air di Sungai Ombilin, Destriyanto menyebut bahwa banyak ikan khas Danau Singkarak, yaitu ikan Bilih yang mabuk dan mudah ditangkap. Sehingga, masyarakat sekitar panen ikan dengan mudah.
Hal ini senada dengan sejumlah unggahan di media sosial yang memperlihatkan warga menangkapi ikan dengan mudah di pinggir Sungai Ombilin.
dalam video, terlihat ada nenek-nenek yang hanya bermodal jaring tangan menyodok air dan langsung memanen ikan.
Sementara dalam video lainnya tampak warga membentangkan ikan-ikan yang sudah dipotong dan dipipih untuk kemudian dikeringkan matahari.
Sebelumnya, Jernihnya aliran air dari Danau Singkarak di Sumatera Barat viral di media sosial.
Warna air yang kehijau-hijauan dan mengalir deras seperti sungai Aare di Swiss itu mengundang tanya di tengah bencana yang melanda kawasan Sumatera sejak akhir November lalu.
Kepala Desa alias Wali Nagari Antar Waktu Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Destriyanto, menyebut bahwa aliran air dari Danau Singkarak yang mengalir ke Sungai Ombilin memang selalu jernih. Apalagi jika ada angin kencang.
"Biasanya penyebabnya itu angin kencang, jadi angin kencang itu air danau ini kan jadi berombak gitu. Jadi sedimen yang ada di bawah itu di ini, keluar," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (3/12).
Selain itu, ia juga membenarkan dugaan adanya efek dari belerang akibat letusan Gunung Marapi beberapa waktu lalu pada kejernihan aliran air Danau Singkarak.
"Iya kalau dari orang-orang tua emang air belerang katanya. Kalau itu mungkin, kemungkinan, saya juga nggak bisa mastiin," tutur Destriyanto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022