
AYAH YANG BERDUKA: Ridwan Kamil berdiri di titik tenggelamnya sang putra, Emmeril Kahn Mumtadz, di Sungai Aare, Bern (10/6/2022). (DINARSA KURNIAWAN/JAWAPOS.COM)
JawaPos.com-Salah satu peristiwa besar yang dialami keluarga Ridwan Kamil dan Atalia Praratya adalah kehilangan putra pertama mereka, Emmeril Kahn Mumtaz, yang meninggal usai tenggelam di Sungai Aare, Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022.
Tubuh pemuda yang biasa disapa Eril itu kemudian ditemukan sudah menjadi jenazah pada 8 Juni 2022 di bendungan Engehalde yang ada di Aare.
Peristiwa memilukan itu kembali menyita perhatian publik seiring kabar retaknya rumah tangga Ridwan Kamil dan Atalia Praratya. Tragedi Eril seolah menjadi luka lama yang kembali terasa perih, mengingatkan bahwa di balik sorotan dan citra keluarga ideal, ada duka besar yang pernah mengguncang fondasi kehidupan mereka.
Beberapa hari setelah jenazah Eril ditemukan, Ridwan Kamil kembali mendatangi Sungai Aare. Wartawan JawaPos.com sempat menyaksikan langsung momen tersebut. Pada 10 Juni 2022, ia berjalan pelan menyusuri tepian sungai di Bern. Langkahnya terhenti di sebuah sudut, di bawah pohon dengan rangkaian bunga terikat di dahan, menjadi penanda sederhana di titik terakhir Eril terseret arus. “Di sini tempat Eril tenggelam. Sementara kami kasih penanda seperti ini,” ucapnya lirih.
Kalimat singkat itu menyimpan beban yang tak mudah diucapkan. Di titik itulah seorang ayah harus menerima kenyataan paling pahit: melepas anak sulung yang selama ini dikenal penuh kebaikan dan empati.
Rombongan yang menyertai Ridwan Kamil siang itu terdiri dari keluarga, Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Darmansyah Hadad, serta Menteri Ketenagakerjaan saat itu, Ida Fauziah. Jawa Pos.com yang berada di lokasi, menyaksikan langsung momen ketika kesedihan tak ditampilkan dengan air mata, melainkan dengan diam dan ketegaran.
Ridwan Kamil, atau Emil,sapaan akrabnya, mengungkapkan keinginannya untuk membuat sebuah kursi di dekat lokasi tersebut. Bukan monumen besar, bukan pula penanda mencolok. Hanya kursi sederhana, semacam kursi taman, yang bisa diduduki siapa saja sambil memandang Sungai Aare.
Sebuah simbol sunyi. Cara personal seorang ayah untuk mengenang anaknya—tanpa hiruk-pikuk, tanpa sorotan berlebihan.
Tak jauh dari lokasi itu berdiri Schönausteg, jembatan gantung yang kerap dijadikan tempat meloncat ke sungai. Emil melangkah ke tengah jembatan, berhenti sejenak, lalu menatap air biru yang mengalir di bawahnya. Sungai yang sama, yang telah merenggut putra sulung kesayangannya.
Sebelum doa bersama di tepi Sungai Aare, Emil lebih dulu melaksanakan salat Jumat di kantor KBRI Bern. Ia tiba pukul 13.29 waktu setempat dan duduk di saf terdepan. Seusai salat, ia berdiri dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu pencarian Eril.
“KBRI Bern bukan lagi teman atau sahabat. Sudah seperti keluarga,” ucapnya.
Banyak jemaah menahan isak. Di tengah kehilangan yang belum pulih, Emil justru menyampaikan pesan yang mengiris.
“Keluarga adalah harta terbesar. Buat apa kita punya segalanya tapi dijauhkan dari keluarga. Itu tidak ada gunanya.”
Hari itu, Ridwan Kamil menjadi imam salat gaib untuk Eril, anak yang lahir di New York pada 25 Juni 1999 dan berpulang jauh dari tanah air.
Kini, ketika kehidupan pribadi Ridwan Kamil kembali menjadi perhatian publik, tragedi Eril terasa lebih dari sekadar kenangan. Ia menjadi potret tentang betapa rapuhnya manusia di hadapan kehilangan, dan betapa duka yang tak selesai bisa terus membayang, bahkan bertahun-tahun kemudian.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
