
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan keterangan kepada awak media pada Rabu (24/12). (Polri)
JawaPos.com - Meski sejumlah survei lokal dan internasional menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia terjaga dengan baik, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa instansinya akan terus berbenah dan melakukan perbaikan. Menurut dia, langkah itu penting karena Polri tidak ingin cepat berpuas diri.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Jenderal Sigit saat membuka Rilis Akhir Tahun yang berlangsung pada Selasa (30/12). Sigit mengungkapkan bahwa hasil survei dari lembaga internasional maupun nasional menjadi modal bagi Polri untuk berbenah diri dan melakukan perbaikan. Tujuannya tidak lain agar kinerja institusi Polri semakin optimal.
”Hasil penilaian dari lembaga survei internasional dan survei nasional tersebut tentunya membuat kami terus melakukan perbaikan, berbenah, dan tidak berpuas diri. Kami harus terus melakukan perbaikan, harus terus melakukan evaluasi, sehingga kami terus bisa meningkatkan kinerja institusi,” kata dia di hadapan awak media.
Untuk itu, Sigit meminta seluruh jajaran Korps Bhayangkara bekerja maksimal, profesional, dan tidak berhenti mengupayakan peningkatan kualitas. Menurut dia, itu sesuai dengan arah transformasi yang dilaksanakan oleh Polri. Baik pada bidang operasional, Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan, pelatihan, pelayanan publik, penegakan hukum, maupun pengawasan.
Sigit tidak ingin penilaian positif masyarakat terhadap Polri yang tercermin dalam hasil survei lembaga internasional maupun nasional membuat jajarannya berpuasa diri. Dia tegas menyatakan, pencapaian yang diperoleh berkat kerja keras itu harus terus ditingkatkan. Sehingga Polri menjadi lembaga penegak hukum yang teris berkembang.
”Tinggi nya kepercayaan Polri tentunya menjadi modal yang sangat penting bagi Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” terang dia.
Beberapa hasil survei yang dimaksud oleh Sigit termasuk The Global Safety Report yang dirilis oleh Gallup pada 2025. Indonesia memperoleh skor 89 untuk Law and Order Index. Angka itu menempatkan Indonesia pada peringkat ke-19 dari 144 negara. Indeks tersebut mengukur tingkat rasa aman masyarakat serta kepercayaan terhadap penegak hukum.
Selain itu, untuk indikator Safe to Walk Alone at Night, sebanyak 83 persen responden di Indonesia menyatakan rasa aman berjalan di malam hari. Persentase itu menempatkan Indonesia pada peringkat ke-25 dari 144 negara. Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat keamanan di Indonesia berada dalam kondisi yang baik dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Beberapa waktu yang lalu, hasil survei Litbang Kompas yang dirilis pada November 2025 semakin menguatkan kepercayaan publik terhadap Polri di tengah dinamika yang ada. Dalam survei tersebut, Polri masuk dalam tiga besar lembaga negara paling dipercaya oleh masyarakat. Bahkan dalam kategori lembaga penegak hukum, Polri menempati peringkat pertama sebagai lembaga yang paling dipercaya,” ujarnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
