
Ilustrasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh menjadi sorotan karena persoalan utang. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Istana Kepresidenan memastikan pembayaran utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah berkomitmen untuk melunasi utang proyek peninggalan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut sebesar Rp 116 triliun.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, membenarkan bahwa pelunasan pinjaman kepada kreditor akan menggunakan kas negara.
“Iya (pembayaran utang Whoosh menggunakan APBN),” kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Prasetyo menjelaskan, proses pembayaran utang masih berada dalam tahap pembahasan teknis. Ia menyebutkan, negosiasi pelunasan utang tersebut akan dipimpin oleh Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.
“Laporan terakhir rapat di Danantara, masih ada tahap finalisasi,” tegasnya.
Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa permasalahan pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh telah menemukan solusi. Menurut Bobby, pemerintah saat ini tengah merumuskan tata laksana pembayaran utang tersebut.
“Sudah, sudah beres kan? Waktu itu Presiden (Prabowo Subianto) sudah bilang. Sudah, sudah beres,” ujar Bobby di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/2).
Bobby menyatakan, meskipun mekanisme pembayaran masih dibahas, substansi permasalahan utang KCJB telah diselesaikan.
“Yang terpenting permasalahannya sudah selesai. Tata laksananya sedang dibicarakan oleh pemerintah, sedang dirumuskan. Pokoknya sudah beres, selesai,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, penyelesaian utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung menjadi perhatian publik seiring membengkaknya nilai proyek hingga mencapai Rp 116 triliun.
Menyikapi hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan jajaran menteri terkait untuk mencari skema terbaik dalam menyelesaikan kewajiban utang KCJB, termasuk merumuskan detail pembiayaan dan besaran angka yang harus ditanggung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022