
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diteror Usai Kritik Pemerintah, Ibu Ikut Kena Serangan Digital
JawaPos.com - Kritik tajam terhadap pemerintah berujung petaka bagi Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. Pasca menyuarakan kritik atas tragedi anak bunuh diri di NTT, Tiyo dan puluhan anggota BEM UGM lainnya menjadi sasaran serangan digital yang masif dan sistematis.
Tak hanya menyerang pribadi, teror ini juga mulai menyasar ranah keluarga. Ibu kandung Tiyo bahkan ikut menjadi korban intimidasi melalui pesan singkat yang dikirimkan pada jam-jam rawan.
Narasi Palsu dan Tuduhan KIP Kuliah
Pola serangan yang diterima para aktivis mahasiswa ini terbilang serupa. Tiyo dituding memanipulasi dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), sebuah tuduhan yang ia sebut sangat tidak berdasar.
"Pesan pada ibu saya masuk pada tengah malam di waktu yang rentan. Masuk dua kali soal saya nilep uang," ujar Tiyo sikutop Radar Joga (JawaPos Group), Rabu (18/2).
Selain isu KIP, Tiyo menyebut adanya upaya pembunuhan karakter melalui isu moral. Ia dituding menyewa ladies companion (LC) hingga narasi negatif lainnya untuk menjatuhkan kredibilitasnya sebagai pimpinan mahasiswa.
Dari Ancaman Pembunuhan hingga Penguntitan
Serangan ini tidak berhenti di dunia maya. Sejak 9 Februari, Tiyo menerima ancaman serius mulai dari penculikan hingga pembunuhan melalui nomor asing berkode negara Inggris (+44).
Kini, teror meluas ke platform TikTok dan Instagram dengan intensitas yang lebih tinggi. Bahkan, Tiyo mengaku sempat dibuntuti oleh orang tidak dikenal saat berada di sebuah kedai.
"Ancaman pembunuhan sampai ke saya sebagai informasi, tapi kami merasakan teror luar biasa karena tidak bisa mengonfirmasi langsung karena anonim," ungkapnya.
BEM UGM Tegaskan Tidak akan Mundur
Meski mendapatkan tekanan mental yang luar biasa, Tiyo menegaskan bahwa BEM UGM tidak akan goyah. Ia kecewa karena hingga kini belum ada jaminan perlindungan yang nyata dari negara terkait kebebasan berpendapat.
"Kewaspadaan lebih adalah cara kami belajar, tapi jangan bayangkan gara-gara teror ini kami kemudian berhenti," tegas Tiyo.
KIKA Desak Aparat Usut Tuntas
Menanggapi hal ini, Ketua Presidium KIKA, Rina Mardiana, mengecam keras segala bentuk intimidasi dan doxing yang menimpa mahasiswa. Ia mendesak kepolisian untuk segera bertindak transparan dalam mengusut pelaku di balik layar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022