
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/3) malam. (Setpres)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan komunikasi dengan Amerika Serikat (AS) dan Iran, terkait tawaran Indonesia untuk memfasilitasi perundingan damai di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
“Saya berkomunikasi dengan kedua belah pihak, pihak AS dan pihak Iran. Kita tunggu bagaimana nanti, karena dia mengatakan akan melihat situasinya beberapa hari dan beberapa minggu ke depan,” kata Sugiono di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (3/3) malam.
Sugiono menjelaskan, ia telah menyampaikan secara langsung niat Indonesia tersebut dalam komunikasi telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Dalam percakapan itu, ia menekankan pentingnya seluruh pihak untuk kembali ke meja perundingan.
“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau (Araghchi) terima,” ucapnya.
Menurut Sugiono, langkah tersebut didasari komitmen Indonesia untuk mengambil peran aktif dan konstruktif dalam merespons konflik. Ia menegaskan bahwa dialog dan diplomasi tetap menjadi jalan terbaik untuk meredakan ketegangan serta mengakhiri konflik.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa upaya mediasi hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak yang berkonflik menyatakan kesediaan untuk difasilitasi.
“Yang pasti Indonesia ingin ada dalam posisi bahwa bagaimana kita bisa menjadi jembatan perbedaan, menawarkan kesiapan kita, menawarkan diri kita,” ujarnya.
Sebagai informasi, situasi di Timur Tengah memanas setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu pekan lalu. Serangan tersebut kemudian dibalas oleh Teheran dengan melancarkan serangan ke Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di kawasan itu.
Menanggapi perkembangan tersebut, pemerintah Indonesia menyatakan penyesalan atas gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berujung pada eskalasi militer. Indonesia juga menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri serta mengedepankan dialog dan diplomasi.
Selain itu, Indonesia menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog guna mendorong terciptanya kembali situasi keamanan yang kondusif.
“Dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri, Sabtu (28/2).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022