
Kendaraan roda empat antre di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Novi Husdinariyanto/Antara)
JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan mudik melalui penyeberangan Ketapang–Gilimanuk pada Rabu-Kamis, 18–19 Maret 2026.
Pasalnya, operasional penyeberangan kedua pelabuhan tersebut akan dihentikan sementara untuk menghormati perayaan Hari Raya Nyepi yang waktunya berdekatan dengan periode mudik Lebaran.
Terkait itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengimbau masyarakat mengatur perjalanan lebih awal dan memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) yang telah diberlakukan pemerintah. Yakni, pada Senin-Selasa, 16-17 Maret 2026.
“Jadi harapan kami, bahwa masyarakat menggunakan aturan atau kesempatan WFA ini sebagai salah satu cara mereka untuk menghindari pepergian pada tanggal di mana Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk ditutup,” ujar Dudy dalam Media Briefing di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).
Menurut dia, kebijakan WFA sengaja diberlakukan dengan harapan dapat membantu masyarakat menghindari perjalanan pada saat operasional penyeberangan dihentikan. Dengan begitu, kepadatan kendaraan di sekitar pelabuhan dapat diminimalkan.
Dudy menegaskan pemerintah sudah menyampaikan informasi tersebut sejak jauh hari agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Dia mengingatkan bahwa ketika penutupan diberlakukan, tidak ada aktivitas penyeberangan yang bisa dilakukan.
“Jadi ini makanya dari jauh-jauh hari kami sampaikan, ini ada WFA, Nyepi sama Lebaran berdekatan. Jangan datang pada saat ditutup, karena kita tidak bisa memaksakan juga, kalau Ketapang ditutup ya ditutup,” jelasnya.
Baca Juga:Hujan Angin Robohkan 3 Tiang Listrik di Sidoarjo, Akses Mojokerto - Surabaya Sempat Lumpuh Kemarin
Ia menegaskan penutupan pelabuhan merupakan bagian dari penghormatan terhadap umat Hindu yang menjalankan perayaan Nyepi. Karena itu, pemerintah tidak dapat memberikan pengecualian terhadap operasional penyeberangan selama periode tersebut.
“Karena begitu ditutup, kita tidak bisa ngapa-ngapain. Sehingga jangan pada saat tanggal segitu (18-19 Maret) muncul di Ketapang. Sehingga tidak ada yang bisa kami paksakan juga. Kita bisa memberikan diskresi, kalau misalkan sekian banyak, mohon maaf kami menghargai saudara kita yang melakukan perayaan Hari Raya Nyepi,” tegas Dudy.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Kemenhub juga menyiapkan sejumlah titik penyangga atau buffer zone. Kendaraan yang terlanjur datang saat penutupan akan diarahkan untuk parkir sementara di rest area atau lokasi penampungan yang telah disiapkan di sekitar jalur menuju pelabuhan.
Meski demikian, Dudy berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk menyesuaikan waktu perjalanan. Ia meminta pemudik tidak memaksakan diri datang ke pelabuhan saat masa penutupan berlangsung.
“Kami harapkan masyarakat tidak memaksakan, karena pemerintah sudah memberikan keleluasaan ada WFA. Sehingga bisa menghindari adanya kepadatan saat adanya penutupan penyebrangan,” pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
