
Menteri Komdigi RI Meutya Hafid. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengeluhkan unggahan foto dirinya saat sedang berada di Palestina. Menurutnya, unggahan tersebut cepat hilang dan tak bertahan lama pada media sosial.
Hal ini disampaikannya pada saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor perusahaan Meta yang berada di Sequis Tower Building, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Rabu (4/3).
"Tapi kemarin saya pasang foto saya ketika saya di Palestina, cepat sekali langsung dihilangkan, pak," ujar Meutya saat melakukan sidak, dikutip Senin (9/3).
Pihak Meta yang sedang disidak pun menjawab bahwa hal tersebut berkaitan dengan distribusi konten pada platform mereka. "Itu distribusinya berarti," jawab pihak Meta.
Menanggapi hal tersebut, Meutya Hafid menyampaikan bahwa penghapusan konten itu tidak semata-mata dipicu oleh faktor distribusi. Ia menilai ada perbedaan perlakuan terhadap berbagai jenis konten yang beredar di platform digital.
Menurutnya, sejumlah konten hoaks yang tersebar di media sosial seringkali membutuhkan waktu cukup lama untuk diturunkan. Sebaliknya, ada pula konten tertentu yang justru dapat dihapus dengan sangat cepat.
"Bagi isu-isu tertentu, self-censorship dilakukan. Tapi bagi hal-hal yang memang mengganggu di Indonesia, baik itu hoaks terkait kesehatan, hoaks terkait pemerintahan, hoaks yang mengadu domba masyarakat terkait SARA, hoaks yang terkait hal-hal lainnya, itu kenapa lama? Tapi kalau urusan Palestina, langsung hilang tuh," ungkap dia.
Tak hanya itu, Meutya juga mempertanyakan transparansi dari Meta terkait moderasi konten pada pemerintah, termasuk pula mengenai jumlah pengguna ataupun sistem algoritma yang telah digunakan.
Hingga saat ini, ia mengaku bahwa Komdigi tak menerima informasi mendetail terkait jumlah pengguna ataupun mekanisme algoritma yang digunakan pada platform.
"Saya selalu tanya kita berapa sih? Kenapa kami pun tidak bisa tahu pengguna? Kan secara teknologi semua terdata, Pak. Algoritma pun sampai sekarang enggak bisa dibuka," tegasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
