
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menjelaskan soal pemantauan WNI di Timur Tengah, Minggu (8/3) malam. (Kemenko PM)
JawaPos.com – Pemerintah Indonesia terus memantau dari dekat kondisi warga negara Indonesia (WNI). Termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tengah berada di Timur Tengah. Opsi evakuasi pun telah dibuka untuk para WNI tersebut.
Penyebabnya tidak lain adalah eskalasi perang di Timur tengah yang terus memanas, antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
“PMI di Timur Tengah terus dipantau, bahkan Presiden turun tangan sendiri kemarin menginventarisasi berapa warga negara kita di Timur Tengah,” ujar Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar ditemui usai penutupan Festival Jejak Jajanan Nusantara di GBK Jakarta, Minggu malam (8/3).
Cak Imin menjelaskan. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Terutama untuk memonitor dan mencari informasi PMI di luar negeri, khususnya Timur Tengah. Kementerian juga berkoodinasi untuk menyiapkan langkah-langkah alternatif apabila krisis terjadi.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung soal keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dia menyebut, BoP merupakan langkah-langkah diplomasi global yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto adalah untuk memaksimalkan peran Indonesia dalam memberikan bantuan ke Gaza.
Menurutnya, bantuan yang dikirim ke Gaza seringkali terpotong atau terhambat. Ada indikasi bantuan Indonesia yang masuk itu tidak sampai 30 persen dari total keseluruhan yang dikirim.
Sehingga, dirasa perlu untuk mencari “pintu-pintu” lain guna mendorong bantuan-bantuan itu bisa tepat sasaran dan bisa masuk.
Baca Juga: Konflik Iran VS AS - Israel Memanas, 7.000 PMI Asal Jatim Tercatat Berada di Timur Tengah
“Jadi tidak hanya mengandalkan bantuan yang diterjunkan dari pesawat, tapi bisa lebih leluasa untuk masuk ke Gaza. Sehingga BoP kah, bilateral kah, multilateral kah, kunjungan Presiden ke berbagai negara adalah upaya membuka pintu seluas-luasnya untuk bantuan kita masuk ke Gaza dan Palestina pada umumnya,” paparnya.
Selain itu, lanjut dia, semua hal yang dilakukan Presiden dimaksudkan untuk menjaga kekuatan ekonomi nasional. Meski tidak semua bisa disampaikan secara gamblang.
“Jadi kepentingan nasional nomor satu. Nomor satu adalah kepentingan nasional, sehingga industri kita tetap jalan, ekspor kita ke Amerika tetap surplus, itu yang paling pokok,” sambungnya.
Karenanya, ia berharap, masyarakat tidak meributkan hal-hal yang sebetulnya strategis. Yang mana sangat penting bagi produksi industri, ekonomi nasional, dan untuk membantu Gaza.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
