
Logo Organisasi Masyarakat Muhammadiyah.
JawaPos.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, kembali menegaskan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden. Menurutnya, posisi tersebut merupakan keputusan strategis yang lahir dari pertimbangan historis dan filosofis yang mendalam pasca-Reformasi 1998.
Ia menjelaskan, penempatan Polri langsung di bawah Presiden menjadi salah satu pilar penting dalam penataan ulang sistem ketatanegaraan Indonesia. Kebijakan ini dirancang untuk menjamin independensi institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya.
Haedar menilai, ketika muncul persoalan internal di tubuh Polri, solusi yang tepat bukanlah melakukan perubahan struktural besar, seperti memindahkan posisi kelembagaan Polri. Sebaliknya, yang perlu dilakukan adalah memperbaiki kondisi internal organisasi tersebut.
"Kalau ada masalah, lebih baik diperbaiki di internal, sebagaimana ada masalah lain dalam birokrasi pemerintahan secara keseluruhan," kata Haedar Nashir kepada wartawan, Selasa (10/3).
Ia juga mengingatkan bahwa wacana penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan kompleksitas persoalan baru. Pasalnya, kementerian-kementerian saat ini juga menghadapi berbagai dinamika dan tantangan internal.
Menurut Haedar, risiko tersebut dapat semakin besar jika kementerian yang menaungi Polri dipimpin oleh figur dari kalangan partai politik. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengaburkan profesionalisme kepolisian dengan kepentingan politik praktis.
"Oleh karena itu, disarankan penguatan good governance atau tata kelola yang baik di dalam institusi Polri, sehingga secara perlahan, tetapi pasti mampu mengubah kultur negatif yang selama ini menjadi koreksi oleh masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Haedar berharap pemerintah segera menyampaikan hasil rekomendasi dari tim Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) kepada publik. Ia menilai transparansi hasil kajian tersebut penting agar publik mengetahui arah perbaikan institusi kepolisian.
Menurutnya, publik memiliki harapan besar agar Polri dapat segera berbenah diri dan menjadi institusi yang lebih profesional. Karena itu, pemerintah perlu segera mempublikasikan hasil rekomendasi KPRP sebagai dasar pelaksanaan reformasi di tubuh Polri.
"Harapan semua pihak kepada Polri untuk cepat berbenah diri menjadi lebih profesional dalam tugas pokok dan fungsinya dapat segera terealisasi. Karena itu, pemerintah dapat segera menyampaikan hasil rekomendasi tim KPRP," pungkasnya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022