Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Maret 2026, 17.32 WIB

Kecelakaan Maut Bus PO Zentrum di Tol Pejagan - Pemalang KM 259, 1 Tewas dan 33 Luka-luka

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan bus yang terguling di KM 259 Tol Pejagan, Brebes, Rabu (18/3/2026) malam. (sar nasional) - Image

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan bus yang terguling di KM 259 Tol Pejagan, Brebes, Rabu (18/3/2026) malam. (sar nasional)

JawaPos.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Pejagan-Pemalang, tepatnya di KM 259 wilayah Brebes, Jawa Tengah. Insiden tragis yang melibatkan Bus PO Zentrum dan sebuah mobil pikap ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya luka-luka.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (17/3). Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini sempat memicu kemacetan panjang di jalur arah timur akibat proses evakuasi yang berlangsung dramatis.

Kronologi Bus PO Zentrum Tabrak Pikap di Bahu Jalan

Kasat Lantas Brebes AKP Ahmad Zainurrozaq menjelaskan, kecelakaan bermula saat Bus Mercedes Benz PO Zentrum bernopol K-7603-OF melaju dari arah Jakarta menuju timur. Bus yang dikemudikan oleh Wahyu, 32, diduga mencoba mendahului kendaraan lain melalui jalur kiri atau bahu jalan.

Nahas, di saat yang sama terdapat mobil Daihatsu pikap bernopol B-9108-BBI yang sedang terparkir karena kendala teknis.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi bus tidak sempat menghindar. Bus menabrak bagian belakang pikap dengan keras hingga akhirnya terguling ke sisi utara jalan tol," ujar AKP Ahmad Zainurrozaq.

Data Korban dan Larangan Penggunaan Bahu Jalan

Pihak kepolisian mengonfirmasi total korban mencapai 34 orang. Satu orang pria berinisial STM, 60, dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara 33 orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke RS Bhakti Asih serta RSUD Brebes.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para pengemudi untuk tidak menyalahgunakan bahu jalan tol. AKP Ahmad Zainurrozaq menegaskan bahwa bahu jalan hanya diperuntukkan bagi kendaraan darurat atau yang mengalami mogok.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Jangan menyalip dari bahu jalan karena sangat berisiko fatal bagi diri sendiri maupun orang lain yang sedang berhenti darurat,” tegasnya.

Evakuasi Dramatis Korban Terjepit Badan Bus

Sementara itu, proses evakuasi di lokasi kejadian berlangsung cukup menantang bagi Tim SAR gabungan. Selain kondisi bus yang terguling keluar jalur, petugas harus bekerja ekstra untuk membebaskan korban yang terjepit di bawah badan bus.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, menyebutkan bahwa tim rescue baru berhasil mengevakuasi korban terakhir pada dini hari.

"Pada pukul 01.54 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa menuju RS Bhakti Asih untuk penanganan lebih lanjut," ungkap M. Abdullah.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore