Mensos Gus Ipul setelah melaksanakan Shalat Idulfitri di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (21/3). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan kebijakan efisiensi anggaran Presiden Prabowo Subianto, tidak berdampak pada program bantuan sosial (bansos).
Hal tersebut disampaikan Gus Ipul, setelah melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya pada Sabtu pagi (21/3). Shalat Id juga dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
"Saya bisa pastikan yang menjadi kebutuhan rakyat, seperti bantuan sosial dan lain sebagainya, tidak akan ada efisiensi, malah justru jika dibutuhkan, presiden akan menambah," ucap Gus Ipul kepada awak media.
Baca Juga:Bisa Jadi Camilan saat Lebaran, Berikut 5 Manfaat Kurma Ajwa yang Terkenal Premium di Kelasnya
Efisiensi anggaran kembali menjadi perbincangan setelah Prabowo Subianto dalam siaran “Presiden Prabowo Menjawab”, mengklaim bahwa pemerintah berhasil menghemat anggaran hingga Rp 308 triliun.
Penghematan itu, kata Presiden Prabowo, berasal dari pengeluaran yang dinilai tidak wajar atau akal-akalan. Ia meyakini dana tersebut berpotensi mengarah pada praktik korupsi jika tidak dipangkas.
"Jadi yang akan diefisiensi pada dasarnya yang bisa ditunda. Nanti Pak Presiden akan menunjuk tim ekonomi untuk menyisir dengan baik, mana yang prioritas, mana yang sifatnya hanya seremoni," imbuh Gus Ipul.
Menurutnya, arahan Presiden Prabowo sangat jelas, yakni menekankan penggunaan anggaran negara secara lebih tepat sasaran, terlebih di tengah situasi global yang menuntut kehati-hatian dan efektivitas kebijakan fiskal
Mantan Wali Kota Pasuruan itu memastikan pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan rakyat. Program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat disebut tetap berjalan dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.
"Efisiensi itu menyasar pos-pos yang masih bisa ditunda, tetapi yang menyangkut kepentingan rakyat itu pasti tidak akan ada efisiensi. Saya pastikan namanya bantuan sosial tidak akan ada efisiensi," pungkasnya. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
