Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Maret 2026, 22.07 WIB

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Tak Terdampak Efisiensi Anggaran: Kebutuhan Rakyat Prioritas!

Mensos Gus Ipul setelah melaksanakan Shalat Idulfitri di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (21/3). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Mensos Gus Ipul setelah melaksanakan Shalat Idulfitri di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (21/3). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan kebijakan efisiensi anggaran Presiden Prabowo Subianto, tidak berdampak pada program bantuan sosial (bansos).

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul, setelah melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya pada Sabtu pagi (21/3). Shalat Id juga dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

"Saya bisa pastikan yang menjadi kebutuhan rakyat, seperti bantuan sosial dan lain sebagainya, tidak akan ada efisiensi, malah justru jika dibutuhkan, presiden akan menambah," ucap Gus Ipul kepada awak media.

Efisiensi anggaran kembali menjadi perbincangan setelah Prabowo Subianto dalam siaran “Presiden Prabowo Menjawab”, mengklaim bahwa pemerintah berhasil menghemat anggaran hingga Rp 308 triliun.

Penghematan itu, kata Presiden Prabowo, berasal dari pengeluaran yang dinilai tidak wajar atau akal-akalan. Ia meyakini dana tersebut berpotensi mengarah pada praktik korupsi jika tidak dipangkas.

"Jadi yang akan diefisiensi pada dasarnya yang bisa ditunda. Nanti Pak Presiden akan menunjuk tim ekonomi untuk menyisir dengan baik, mana yang prioritas, mana yang sifatnya hanya seremoni," imbuh Gus Ipul.

Menurutnya, arahan Presiden Prabowo sangat jelas, yakni menekankan penggunaan anggaran negara secara lebih tepat sasaran, terlebih di tengah situasi global yang menuntut kehati-hatian dan efektivitas kebijakan fiskal

Mantan Wali Kota Pasuruan itu memastikan pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan rakyat. Program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat disebut tetap berjalan dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

"Efisiensi itu menyasar pos-pos yang masih bisa ditunda, tetapi yang menyangkut kepentingan rakyat itu pasti tidak akan ada efisiensi. Saya pastikan namanya bantuan sosial tidak akan ada efisiensi," pungkasnya. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore