
TNI AL melepas jenazah prajurit Korps Marinir yang gugur dalam tugas di Papua. (TNI AL)
JawaPos.com - TNI AL melepas 2 orang prajurit yang gugur dalam tugas di Papua. Upacara Persemayaman dan Pelepasan berlangsung pada Senin (23/3). Kedua prajurit tersebut atas nama Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio dan Pratu Marinir Anumerta Elki Saputra.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media malam ini, TNI AL mengungkapkan bahwa persemayaman dan pelepasan jenazah berlangsung di Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel). Hadir secara langsung Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi.
Upacara Persemayaman dan Pelepasan jenazah Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio dilakukan hari ini. Sedangkan Pratu Marinir Anumerta Elki Saputra sudah berlangsung lebih dulu. Prajurit yang gugur dalam kontak tembak itu sudah berada di kampung halamannya yang terletak di Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
”Keduanya gugur sebagai kusuma bangsa dalam menjaga kedaulatan,” ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul.
TNI AL memastikan bahwa kedua prajurit tersebut tidak hanya mendapatkan penghormatan terakhir yang layak kepada, seluruh hak almarhum dan keluarga bakal dipenuhi oleh Angkatan Laut. Semuanya akan diserahkan oleh TNI AL kepada ahli waris.
”Saat ini fokus utama kami adalah memberikan penghormatan terakhir yang layak kepada para patriot negara, serta memastikan seluruh hak-hak almarhum dan keluarga yang ditinggalkan terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Tunggul pun menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat. Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian, loyalitas, dan pengorbanan almarhum kepada bangsa dan negara, TNI AL sudah memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada almarhum.
”Seluruh rangkaian prosesi dilaksanakan secara militer dengan tertib dan penuh penghormatan sebagai wujud penghargaan Korps Marinir TNI AL kepada prajurit terbaiknya,” ujarnya.
Setelah dilepas, jenazah almarhum Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar), untuk dimakamkan secara militer. Tunggul menyatakan bahwa instansinya sangat kehilangan kedua prajurit tersebut.
”Keduanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Korps Marinir, namun juga menjadi teladan akan semangat pengabdian, keberanian, dan kesetiaan seorang prajurit dalam menjaga kehormatan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.
