Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Maret 2026, 18.34 WIB

Arus Balik Meledak pada H+2 Lebaran! Kendaraan Tembus 133 Ribu, One Way Nasional Diberlakukan

Ilustrasi eskalasi arus balik mulai terlihat di pelabuhan Bakauheni menuju Merak. (Istimewa). - Image

Ilustrasi eskalasi arus balik mulai terlihat di pelabuhan Bakauheni menuju Merak. (Istimewa).

JawaPos.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan mobilitas masyarakat selama periode arus balik Idul Fitri 1447H/2026 dari wilayah timur Trans Jawa menuju Jakarta.

Dalam rentang hari H hingga H+2 Lebaran yakni 21–23 Maret 2026, tercatat sebanyak 133.091 kendaraan melintas ke arah Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka ini meningkat 49,15 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di angka 89.231 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan, berdasarkan data lalu lintas harian pada 23 Maret 2026, tercatat sebanyak 75.837 kendaraan dari wilayah timur trans jawa atau meningkat 197,66 persen dari lalu lintas normal sebanyak 25.478 kendaraan.

Menurutnya, tingginya volume lalu lintas ini menunjukkan bahwa pergerakan arus balik masih berlangsung dan diperkirakan akan terus meningkat.

“Seiring dengan kondisi tersebut, JTT bersama Kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional dari KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang s.d KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dilanjutkan dengan one way lokal dari KM 459 Jalan Tol Semarang-Solo s.d KM 414 GT Kalikangkung untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan potensi kepadatan di sepanjang Ruas Jalan Tol Trans Jawa,” jelas Ria.

Ria menambahkan, untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada arus balik, JTT memberikan alternatif pilihan perjalanan dengan memberlakukan kembali potongan tarif tol sebesar 30 persen untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang menuju GT Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

“Selain itu, potongan tarif tol sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang masih tetap diberlakukan sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan,” ujar Ria.

Sementara itu, arus kendaraan dari arah sebaliknya, yakni menuju wilayah timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama, juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 164.271 kendaraan melintas, atau naik 93,27 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 84.997 kendaraan.

Lonjakan volume lalu lintas turut terjadi di sejumlah ruas tol yang berada di bawah pengelolaan JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Wilayah Jawa Tengah
a. GT Kalikangkung
Jumlah kendaraan yang keluar dari Semarang tercatat mencapai 101.774 unit, meningkat 112,03 persen dari kondisi normal 48.000 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang masuk ke arah Semarang tercatat sebanyak 99.866 unit atau naik 116,23 persen dari angka normal 46.186 kendaraan.

b. GT Banyumanik
Arus kendaraan menuju Jakarta mencapai 117.451 unit, meningkat 91,96 persen dari kondisi normal 61.186 kendaraan. Sedangkan arah Solo tercatat sebanyak 138.312 kendaraan atau naik 94,84 persen dibandingkan kondisi normal 70.986 kendaraan.

Wilayah Jawa Timur
a. GT Warugunung
Kendaraan yang bergerak ke arah Jakarta tercatat sebanyak 105.746 unit, meningkat 85,13 persen dari angka normal 57.121 kendaraan. Sementara itu, arus menuju Surabaya mencapai 105.950 kendaraan atau naik 68,79 persen dari kondisi normal 62.772 kendaraan.

b. GT Kejapanan Utama
Sebanyak 115.654 kendaraan menuju Surabaya, meningkat 44,90 persen dari kondisi normal 79.818 kendaraan. Adapun kendaraan yang menuju Malang tercatat sebanyak 117.832 unit, naik 57,93 persen dibandingkan angka normal 74.608 kendaraan.

c. GT Singosari
Arus kendaraan menuju Surabaya tercatat sebanyak 65.274 unit atau meningkat 51,65 persen dari kondisi normal 43.042 kendaraan. Sementara itu, kendaraan menuju Malang mencapai 61.873 unit, naik 43,84 persen dari angka normal 43.014 kendaraan.

PT JTT juga mengimbau para pengguna jalan tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, melakukan perencanaan dengan matang, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta mengecek kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore