
Petani sayuran di Boyolali, Jawa Tengah, menjadi pemasok bahan baku MBG/(Istimewa).
JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak berlapis, tidak hanya pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga terhadap peningkatan ekonomi warga—dari petani di desa hingga masyarakat di wilayah perbatasan.
Di Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, program ini mendorong lonjakan permintaan hasil pertanian. Wati, seorang petani sayur dan bawang merah, merasakan perubahan signifikan dalam produktivitas dan penjualannya.
Sebelum MBG berjalan, ia hanya mampu menghasilkan sekitar 20 kilogram sayuran per hari. Kini, produksinya meningkat drastis, dengan panen cabai mencapai 300 kilogram dan kubis 50–60 kilogram per hari.
“Sesudah ada MBG, Ini efeknya luar biasa,” ujarnya dikutip pada Senin, (20/4).
Ia menambahkan, peningkatan ini dirasakan hampir seluruh petani di wilayah lereng Gunung Merbabu. “Alhamdulillah setelah ada program MBG, hampir semua sayuran menjadi naik dan membikin petani menjadi lebih maju,” kata Wati.
Wati pun berharap program ini terus berlanjut. “Ya, semoga MBG terus berjalan lancar dan sukses,” ucapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden. “Terima kasih Pak Presiden Prabowo Subianto yang telah membangun program MBG, membuat petani semakin maju, semakin sukses,” katanya.
Dampak serupa juga dirasakan di sektor ketenagakerjaan. Di Karanganyar, Jawa Tengah, Muhammad Zainuddin Alwi—seorang santri yatim—kini mampu membantu ekonomi keluarganya setelah bekerja di dapur MBG, tepatnya di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Klodran.
“Latar belakang saya sendiri dari keluarga, bisa dibilang kurang mampu. Saya bekerja di SPPG Klodran, dan di sini saya tinggal di pondok pesantren,” bebernya.
Alwi menjalankan berbagai tugas di divisi persiapan, mulai dari menyiapkan bahan hingga membantu proses memasak. Meski awalnya mengalami kesulitan, ia kini mulai terbiasa. “Terus kayak awal pertama saya di sini masih kagok. Masih kurang lancar kalau potong-potong. Sekarang ya alhamdulillah udah agak lancar,” aku Alwi.
Penghasilan dari pekerjaan tersebut ia gunakan untuk masa depan dan membantu keluarga. “Kalau hasil kerja dari sini saya buat nabung untuk nyambut masa depan. Terus sebagian untuk ibu saya, terus adik-adik saya,” kata Alwi.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
