
Ilustrasi penanaman mangrove di kawasan pantai. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mempertegas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui program regenerasi hutan mangrove di Teluk Pangpang, Banyuwangi. Sejalan dengan semangat peringatan Hari Bumi pada 22 April, program tersebut berhasil merehabilitasi 50 hektare lahan kritis sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi sekitar 5.000 masyarakat pesisir.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kawasan Teluk Pangpang merupakan wilayah pesisir dengan fungsi ekologis penting yang sebelumnya mengalami degradasi akibat tekanan lingkungan dan alih fungsi lahan.
"Aksi nyata BNI di kawasan tersebut merupakan wujud komitmen perseroan dalam memulihkan fungsi ekologis mangrove sekaligus menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Program yang dijalankan melalui inisiatif BNI Berbagi ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama masyarakat lokal, kelompok pengawas pesisir, serta pemerintah daerah. Kegiatan meliputi penanaman mangrove di area terdampak, pemeliharaan selama tiga tahun, hingga pengembangan kawasan berbasis masyarakat.
Hasilnya, kawasan mangrove yang direhabilitasi kini berfungsi kembali sebagai benteng alami pesisir yang mampu mengurangi risiko abrasi dan banjir rob, khususnya bagi masyarakat di Dusun Tegalpare. Selain manfaat ekologis, program ini juga membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekowisata, budidaya kepiting soka, pembibitan mangrove, serta produk turunan lainnya.
Baca Juga:Dorong Kesetaraan Gender, BNI Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat di Hari Kartini
Dari sisi dampak ekonomi, BNI mencatat bahwa program ini memberikan nilai tambah signifikan. Berdasarkan kajian Social Return on Investment (SROI), setiap Rp1 investasi menghasilkan manfaat sebesar Rp3,35 hingga akhir 2025. Nilai tersebut diproyeksikan meningkat menjadi Rp7,23 pada periode 2026–2027 seiring dengan semakin matangnya ekosistem mangrove.
"Capaian ini menunjukkan bahwa program keberlanjutan yang dirancang secara tepat mampu memberikan dampak multiplikasi yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan," kata Okki.
BNI menilai, investasi di sektor lingkungan tidak hanya berdampak pada pelestarian ekosistem, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir. Ke depan, perseroan akan memperluas inisiatif serupa dengan menggandeng lebih banyak pemangku kepentingan guna meningkatkan skala dan dampak program.
Melalui program ini, BNI menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022