
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan update mengenai dampak kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
Hingga saat ini, total korban terdampak tercatat sebanyak 106 penumpang. Dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 91 lainnya mengalami luka-luka.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menuturkan, pihaknya terus memantau penanganan medis bagi para korban yang tersisa.
Baca Juga:Jarang Disadari, 7 Beban Emosional dan Fisik Ini Membuat Ibu Sulit Menemukan Waktu untuk Istirahat
"Pada hari ini kami juga ingin menyampaikan bahwa jumlah penumpang yang ada yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka adalah sejumlah 106 penumpang. Kemudian yang meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91," ujar Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).
Ia menambahkan, dari total korban luka, sebanyak 38 orang sudah diperbolehkan pulang.
"Dari 91 penumpang yang luka-luka, 38 penumpang sudah kembali. Harapan kami bahwa sisanya insya Allah mudah-mudahan bisa segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga," tambahnya.
Status Layanan KRL dan Operasional Stasiun
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan serangkaian uji coba teknis pada rel dan persinyalan untuk memastikan stasiun aman digunakan kembali.
Mengenai operasional kereta api jarak jauh (KAJJ), PT KAI memastikan jalur telah bisa dilalui sejak Selasa (27/4) pukul 01.30 WIB dini hari. Sementara jalur dari hulu telah bisa digunakan sejak hari ini, Rabu (29/4) pukul 02.00 WIB. Namun, PT KAI masih melakukan pembatasan kecepatan kereta.
"Tadi malam jam 02.00 WIB, alhamdulillah yang jalur hulunya itu setelah bebas dari puing-puing dan kita sudah pastikan bersama KNKT juga, memastikan keselamatan pemakaian jalur ini untuk pemakaian kereta-kereta jarak jauh walaupun kami masih melakukan pembatasan kecepatan 30 km/jam di stasiun ini," papar Bobby.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
