
PT Pegadaian meluncurkan Program PURE (Pegadaian Uniform REcycle) Movement yang merupakan gerakan nyata perusahaan dalam mengelola limbah tekstil dengan mendaur ulang seragam kerja lama karyawan menjadi material kain yang bermanfaa. (Istimewa).
JawaPos.com – PT Pegadaian meluncurkan inisiatif keberlanjutan bertajuk PURE (Pegadaian Uniform REcycle) Movement. Program ini merupakan gerakan nyata perusahaan dalam mengelola limbah tekstil dengan mendaur ulang seragam kerja lama karyawan menjadi material kain yang bermanfaat, sekaligus memperingati Hari Bumi Sedunia. Peluncuran program ini dilakukan di Pegadaian Tower, Jakarta, pada Rabu (22/04).
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Pegadaian yang ke-125 tahun, PURE Movement menargetkan pengumpulan seragam bekas dari seluruh karyawan kantor pusat dengan target sebesar 500 kilogram pada tahap pertama, yang akan berlangsung selama satu bulan ke depan.
Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, menjelaskan bahwa PURE Movement bukan sekadar aksi lingkungan, melainkan upaya membangun budaya tanggung jawab di lingkungan kerja yang sejalan dengan nilai budaya Pegadaian Brilian Way.
“Melalui PURE Movement, kami mengubah momentum pergantian seragam menjadi aksi sirkular yang nyata. Kami tidak hanya fokus pada pengurangan limbah, tetapi juga membangun kesadaran akan tanggung jawab atas setiap aset perusahaan yang kita gunakan. Seragam ini akan diolah kembali oleh mitra pihak ketiga menjadi produk tekstil baru,” ujar Dewi.
Lebih lanjut, Dewi menekankan bahwa langkah daur ulang ini diambil untuk menjaga integritas brand perusahaan. Mengingat seragam kantor dilengkapi dengan atribut logo resmi, distribusi langsung kepada pihak luar berisiko menimbulkan penyalahgunaan identitas perusahaan. Oleh karena itu, mengubahnya kembali menjadi serat kain adalah solusi paling aman dan bertanggung jawab.
Program ini juga mengintegrasikan aspek lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, mengungkapkan bahwa kain hasil olahan daur ulang tersebut nantinya akan didistribusikan kepada ribuan UMKM binaan Pegadaian yang tergabung dalam ekosistem GadePreneur.
“Ini adalah kolaborasi yang selaras dengan semangat Hari Bumi dan usia Pegadaian yang ke-125 tahun. Saat ini, terdapat 12.000 UMKM yang terkoneksi dalam GadePreneur, di mana 2.000 di antaranya tengah menjalani program pendampingan intensif. Kami akan mengurasi pelaku UMKM di bidang fesyen untuk memanfaatkan kain hasil daur ulang ini sebagai bahan baku karya mereka,” ungkap Eka.
Melalui PURE Movement, Pegadaian membuktikan bahwa limbah perusahaan dapat diubah menjadi peluang ekonomi (value co-creation) bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Pegadaian dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk menjaga kelestarian bumi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
