
Kepala SPPG Tembok Dukuh, Surabaya, Chafi Alida Najla mengakui bahwa dapur MBG yang dikepalainya belum mengantongi SLHS, Rabu (13/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Nama SPPG Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, menjadi perbincangan publik setelah insiden keracunan yang dialami lebih dari 200 siswa usai menyantap makanan MBG, Senin (11/5).
Baca Juga:Menteri HAM Sentil Pengelola SPPG di Surabaya Usai Keracunan Massal MBG: Layak di-Blacklist!
Dua hari berlalu setelah insiden, Kepala SPPG Tembok Dukuh, Chafi Alida Najla membuat pengakuan mengejutkan bahwa dapur MBG yang dikepalainya tak mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Pengakuan tersebut disampaikan dalam hearing DPRD Kota Surabaya yang digelar di Ruang Paripurna, Rabu (13/5). Agenda ini dihadiri Menteri HAM RI, Natalius Pigai, pihak SPPG, pihak sekolah terdampak, dan pemda.
"Iya mbak, belum (SPPG Tembok Dukuh belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi)," tutur Chafi singkat kepada awak media setelah menghadiri hearing yang berlangsung kurang lebih 4 jam, Rabu (13/5).
Padahal saat wawancara media sesaat setelah insiden keracunan massal, Senin (11/5), Chafi dengan lantang mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi semua sertifikat yang disyaratkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Atas hal ini, Chafi menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan sebelumnya bahwa SPPG telah mengantongi sertifikat lengkap. Ia berdalih bahwa saat itu, dirinya keliru memahami pertanyaan wartawan.
"Saya Chafi di sini mau meminta maaf karena kemarin itu mungkin kesalahpahaman dari saya, saya mengiranya untuk segala proses yang saya pahami adalah dari proses pendaftaran gitu," tuturnya.
"Tetapi memang kita sedang proses dan ada beberapa sertifikat seperti SLHS yang masih belum saya kantongi, tinggal satu step terakhir sebenarnya seperti itu, tnggal verifikasi saja (Dinkes Surabaya)," dalih Chafi.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
