Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Mei 2026 | 17.01 WIB

Masjid Istiqlal Tak Akan Bagikan Daging Kurban Secara Langsung, Tapi Didistribusikan Lewat Masjid dan Musalah Binaan

Ilustrasi daging kurban. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS). - Image

Ilustrasi daging kurban. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS).

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyatakan Masjid Istiqlal tidak membagikan daging kurban secara langsung kepada masyarakat umum pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Distribusi hewan kurban akan dilakukan melalui jaringan masjid, musala, hingga lembaga binaan Istiqlal agar penyalurannya lebih tertata dan tepat sasaran.

Nasaruddin menjelaskan, pola distribusi tersebut telah diterapkan setiap tahun oleh pengelola Masjid Istiqlal. Menurut dia, penyaluran dilakukan kepada berbagai lembaga yang selama ini memiliki hubungan pembinaan dengan Istiqlal.

"Disini tidak ada pembagian karena kita akan mendistribusikan kepada masjid dan musalah binaan Istiqlal, panti asuhan yang merupakan binaan Istiqlal, ada Majelis Taklim yang dibina juga oleh Istiqlal, ada Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Islam, ada Pondok Pesantren, ada Madrasah yang relasi dengan Istiqlal. Insyaallah ini tiap tahun kita lakukan seperti itu dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Nasaruddin Umar di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5).

Ia menjelaskan, sistem pengelolaan dan pelaporan yang transparan membuat banyak masyarakat mempercayakan penyaluran hewan kurbannya melalui Masjid Istiqlal.

“Mungkin karena sistem pertanggungjawaban yang kita lakukan di istiqlal, kita laporkan nanti kepada para penyumbang dalam berbagai macam bentuk dan niatnya itu, akhirnya kita mendapatkan kepercayaan," ujarnya.

Menurut dia, semangat distribusi kurban bukan hanya sebatas ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan asupan gizi, khususnya protein hewani. Karena itu, momentum Idul Adha harus menjadi sarana berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Dalam hadis nabi itu tidak boleh ada orang kelaparan pada hari raya di fitri. Dan juga diharapkan tidak ada orang yang krisis protein hewanya pada saat hidup kurban. Jadi inilah kita fasilitasi seluruh bentuk pemberian-pemberian itu kita tampun di istiqlal,” tuturnya.

Nasaruddin juga memastikan seluruh hewan kurban yang diterima telah melalui proses pendataan dan pemeriksaan kesehatan sebelum didistribusikan. Selain itu, pihak Istiqlal turut mengawasi proses pembagian kupon agar bantuan benar-benar diterima pihak yang berhak

Ia menambahkan, proses penyembelihan dan distribusi hewan kurban masih akan berlangsung selama hari tasyrik. Hingga saat ini, jumlah hewan kurban yang terkumpul di Masjid Istiqlal mencapai puluhan ekor sapi dan kambing.

“Kan pembagian kurban itu hari tasrik, hari Rabu. Jadi kita masih memotong Kamis, Jumat, Sabtu. Nah jumlah hari ini 63 ekor sapi sampai 18 ekor kambing, 1 ekor dombah,” pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore