
Kadispenad Kolonel Infanteri Donny Pramono.
JawaPos.com - Belakangan publik menyoroti keterlibatan prajurit TNI dalam penindakan terhadap begal dan bandit jalanan oleh Polda Metro Jaya. Angkatan Darat memastikan langkah itu tidak mengambil alih fungsi penegakan hukum yang merupakan ranah kepolisian.
”Perlu ditegaskan bahwa keterlibatan TNI Angkatan Darat tidak dimaksudkan untuk mengambil alih fungsi penegakan hukum. Kewenangan penyelidikan, penyidikan, penangkapan dan proses hukum tetap berada pada ranah Polri,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dikutip pada Sabtu (30/5).
Jenderal bintang satu TNI AD itu menegaskan, fungsi prajurit TNI dalam penindakan begal dan bandit jalanan hanya membantu pengamanan dan melakukan patroli bersama. Langkah itu dilaksanakan sesuai koridor hukum dan kewenangan masing-masing.
”Pada prinsipnya TNI Angkatan Darat dan Polri akan terus mengedepankan koordinasi, profesionalitas, serta langkah preventif yang terukur guna menjaga kondusifitas wilayah dan stabilitas keamanan nasional,” ucap Dony.
Baca Juga:Tipu 128 Korban Umrah Hingga Rugi Rp 12,145 Miliar, Polda Metro Jaya Tahan Bos Hanania Group
Menurut Donny, keterlibatan TNI AD dalam membantu penindakan terhadap begal merupakan bentuk sinergi TNI dengan Polri, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Tidak sendirian, TNI bergerak bersama Satpol PP yang merupakan unsur dari pemerintah daerah (pemda).
”Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui patroli gabungan dan pengamanan terpadu
berdasarkan mekanisme perbantuan sesuai ketentuan perundang-undangan yang termasuk amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002, revisi atau Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI,” jelasnya.
Donny pun menekankan, pelaksanaan tugas itu bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan dilandasi permintaan resmi dari pihak kepolisian. Menurut dia, TNI AD hadir bersama Polri di wilayah rawan dengan tujuan memperkuat efek pencegahan, mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas dan meningkatkan rasa aman masyarakat.
Sebelumnya diberitakan bahwa Kodam Jaya/Jayakarta mengerahkan pasukan dari batalyon tempur untuk memburu begal di Jakarta dan sekitarnya. Langkah itu diambil untuk membantu Polda Metro Jaya menangani aksi begal yang belakangan menjadi ancaman bagi masyarakat.
Menurut Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya/Jayakarta Letkol Arh Noor Iskak, instansinya berkomitmen mendukung dan membantu jajaran Polda Metro Jaya. Karena itu, pihaknya bersinergi dengan seluruh unsur kepolisian dari level koramil dengan polsek, kodim dengan polres, hingga kodam dengan polda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
