
Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengeklaim bahwa berbagai program prioritas pemerintah saat ini dirancang untuk menjawab persoalan yang nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar berangkat dari teori atau perdebatan akademis.
Prabowo memilih fokus pada kebijakan yang dampaknya dapat langsung dirasakan rakyat, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan layanan kesehatan, hingga pendirian Sekolah Rakyat.
Di program MBG misalnya, lahir dari kebutuhan mendesak untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar berupa tingginya angka stunting serta masih banyaknya ibu hamil dan balita yang belum mendapatkan asupan nutrisi yang memadai pada masa 1.000 hari pertama kehidupan.
“Bagi saya, sulit untuk mengabaikan kenyataan bahwa satu dari lima anak Indonesia mengalami stunting akibat kekurangan gizi. Atau kenyataan bahwa jutaan ibu hamil dan balita masih kekurangan nutrisi pada masa perkembangan paling penting dalam kehidupan manusia,” kata Prabowo dalam pernyataannya di The Economist, dikutip Kamis (11/6).
Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak berjalan sendiri dalam menjalankan program pemenuhan gizi. Menurutnya, lebih dari 100 negara telah menerapkan program dukungan gizi atau makan bergizi gratis di sekolah dalam berbagai bentuk.
Karena itu, MBG merupakan langkah yang wajar dan diperlukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Selain memperluas MBG, pemerintah juga menjalankan sejumlah program lain yang berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat.
Di sektor kesehatan, pemerintah meningkatkan kualitas rumah sakit daerah dan menyediakan program cek kesehatan gratis tahunan bagi seluruh warga negara.
Sementara di bidang pendidikan, pemerintah meluncurkan program revitalisasi sekolah terbesar dalam sejarah Indonesia serta mendirikan Sekolah Rakyat berasrama untuk anak-anak dari keluarga yang membutuhkan bantuan.
Di sisi ekonomi, pemerintah membentuk Danantara untuk memperkuat pengelolaan aset nasional dan meningkatkan nilai tambah dari transformasi ekonomi Indonesia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
